Intip Proses Pembuatan Rapid Test hingga Dipasarkan kepada Konsumen

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 24 481 2047321 intip-proses-pembuatan-rapid-test-hingga-dipasarkan-kepada-konsumen-kjeDxf1iQq.jpg Proses pembuatan Rapid Test di Kimia Farma Denpasar (Foto: Leonardus/Okezone)

SETIAP penyakit pasti memiliki gejala tersendiri. Gejala setiap penyakit tentunya berbeda beda satu dengan yang lainnya. Alhasil diperlukan suatu alat yang berfungsi untuk mendiagnosis dan menscreening sebuah penyakit.

Belum lama ini, terdapat sebuah alat diagnosa baru yang mulai diproduksi dengan skala industri di Indonesia. Alat sederhana ini bernama Rapid Tes. Rapid Test sendiri digunakan untuk pemeriksaan atau screening medis awal.

Dengan menggunakan peralatan sederhana ini, maka akan memberikan hasil dalam waktu cepat. Tentunya untuk bisa sampai di tangan konsumen, Rapid Test ini memiliki proses panjang di tangan para ahli.

Dalam artikel ini Okezone akan menjelaskan bagaimana proses pembuatan Rapid Test mulai dari pembentukkan hingga dikemas sampai ke tangan konsumen. Penasaran? Yuk disimak.

1.Main Production

 

Tahap ini adalah tahap awal dalam proses pembuatan obat. Di mana larutan konjugat dibuat. Setelah dibuat, maka larutan konjugat ini akan diikat dengan antibodinya. Tujuannya adalah untuk mendeteksi antigen-antigen atau antibodi-antibodi dalam sel yang digunakan sehingga menghasilkan warna.

 Baca Juga: Kenali Rapid Test, Alat Screening Medis Sederhana dengan Hasil Cepat

2. Intermediate Room

 

Tahap ini adalah proses pemotongan card menjadi strip-strip yang dipakai untuk mendeteksi. Sebelum melakukan penyemprotan, semuanya telah dipreparasi terlebih dahulu. Pasalnya card tersebut terdiri dari berbagai lapisan yang berbeda bahan bakunya.

3. Coating room

 

Setelah capnya dipreparasi dan di-treatment, langsung disemprot dengan larutan konjugat yang dibuat dalam main production. Ada tiga semprotan yang dipakai, dua di antaranya adalah garis kontrol dan garis tes untuk menjalankan sampelnya.

 Baca Juga: Bahayanya Dampak Kelelahan yang Dialami Petugas KPPS hingga Telan 119 Korban

4. Primary Packaging

 

Pada tahap ini adalah proses pemotongan card. Card yang tadi sudah disemprot ditempel sticker untuk menandai jenis produk di potong. Satu card bisa dipotong menjadi 78 strip.

5. Secondary Packaging

 

Proses ini adalah memasukkan ke dalam kemasan-kemasan primer. Kenapa disebut kemasan primer? Karena kemasan ini langsung bersentuhan dengan produknya. Selain itu dimasukkan juga silica gel untuk menjaga kelembapannya sebelum kemasan ditutup.

6. Final Packaging

 

Tahap ini adalah adalah pengemasan sekunder, di mana kemasan-kemasan obat dikemas lagi ke dalam sebuah boks sebelum siap untuk dipasarkan.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini