nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jika Anak Demam, Menkes Nila Moeloek: Saya Anjurkan Pakai Rapid Test

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 12:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 24 481 2047335 jika-anak-demam-menkes-nila-moeloek-saya-anjurkan-pakai-rapid-test-ZQ4t6VwkwV.jpg Ilustrasi rapid test (Foto: dcndiagnostics)

BEBERAPA waktu lalu Indonesia sempat mengalami musibah yang menelan cukup banyak korban jiwa. Meski terbilang sebagai penyakit lama dan umum, namun demam berdarah (DBD) masih belum dapat dihindari.

Sangat miris memang melihat hal seperti ini masih terjadi di Indonesia. Tentu banyaknya korban jiwa akan wabah ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan seseorang terhadap gejala DB. Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Faried Moeloek menjelaskan tentang gejala umum penyakit demam berdarah yang masih membuat bingung beberapa masyarakat Indonesia.

“DB gejalanya spesifik, lima hari panas. Kami selalu sebagai dokter diagnosanya itu diberi nama diferensial diagnosa, GDD kita bilangnya. Kalau, tifus gejalanya sore sampai malam panas tinggi, paginya turun. Tapi berbeda dengan DB. Mereka makin lama makin tinggi,” tutur Menkes Nila, saat peresmian Rapid Test beberapa waktu lalu.

 

Selain itu, Menkes Nila menjelaskan bahwa gejala DB tidak spesifik panas melainkan bisa hilang. Nah momen inilah yang kerap membuat masyarakat lalai. Mereka menyangka sudah sembuh saat panasnya mulai turun, namun justru trombositnya yang sudah turun.

 Baca Juga: Kenali Rapid Test, Alat Screening Medis Sederhana dengan Hasil Cepat

“Trombosit turun, maka terjadi pengenceran darah. Dan jika sudah merembes ke mana-mana baru masuk ke rumah sakit dan menyebabkan kematian. Karena bisa merembes sampai ke otak, perut dan paru-paru. Jika sudah seperti ini dokter sudah tak mampu mengejar balance lagi cairannya,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui saat ini telah tercipta sebuah alat sederhana untuk melakukan diagnosa atau screening dengan mudah dan cepat. Alat ini bernama Rapid Test yang bisa digunakan untuk mendiagnosis berbagai macam penyakit, salah satunya adalah DB.

 

Oleh sebab itu dengan adanya Rapid Test, maka seseorang bisa sangat terbantu dan memiliki harapan untuk mendapat tindakan medis secara cepat dan tepat sasaran.

 Baca Juga: Intip Proses Pembuatan Rapid Test hingga Dipasarkan kepada Konsumen

“Dengan adanya Rapid Test ini begitu demam, saya kira dokter-dokter akan memakainya. Saya sangat menganjurkan karena sekiranya langsung dites, mereka sudah bisa memberikan hasilnya,” sambungnya.

Menkes Nila juga berpesan bagi para masyarakat supaya mengonsumsi obat ketika sudah mengetahui penyakit yang dialaminya. Pasalnya obat bisa bisa menguatkan antibodi seseorang dan membantu melawan virus yang masuk ke dalam tubuh.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini