nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangkitkan Kreativitas Orang dengan Skizofrenia dan Gangguan Jiwa agar Bisa Berkarya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 16:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 24 481 2047508 bangkitkan-kreativitas-orang-dengan-skizofrenia-dan-gangguan-jiwa-agar-bisa-berkarya-caNQNfiacD.jpg ODS dan ODGJ bisa sangat kreatif (Foto: Leo/Okezone)

Kata siapa orang yang mengidap skizofrenia (ODS) atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tidak bisa berkarya layaknya manusia normal pada umumnya? Ya, di tangan yang tepat, para ODS dan ODGJ bisa berinteraksi dengan baik bahkan bisa melakukan aktivitas pekerjaan sebagai mestinya.

Di Bali, para ODS dan ODGJ dikumpulkan dan dibina dengan baik oleh dinas sosial yang bekerjasama dengan Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) Simpul Bali dan Organisasi seni Ketemu Project. Sebagian mereka dikumpulkan dan direhabilitasi di sebuah tempat yang disebut dengan Rumah Berdaya.

Para ODS dan ODGJ akan dirawat dan menerima perawatan khusus tentang segala macam hal yang dibutuhkannya. Mereka juga akan dilatih dan diajak berinteraksi sehingga bisa membangkitkan kreativitas yang mereka miliki. Salah satu orang yang bertanggung jawab mengurus para penderita ODS dan ODGJ di Rumah Berdaya adalah Iwan Raharja.

ods

Kebetulan Rabu (24/4/2019) ia bertugas untuk membina dan mengawasi para pasien yang ada di Rumah Berdaya. Menurutnya para pasien yang dibinanya terdiri dari berbagai macam usia. Mereka juga memiliki tingkat kesembuhan yang berbeda beda satu sama lain.

"Pasien yang ada di tempat ini berbeda-beda usianya, ada yang muda hingga yang tua. Tingkat kesembuhan mereka pun berbeda satu sama lain. Ada yang masih di bawah 50 persen ada pula yang sudah sekira 70 persen. Tapi dengan cara penanganan yang benar, mereka sama sekali tidak mengganggu," tutur Iwan, saat diwawancarai Okezone dalam kunjungan ke Rumah Berdaya, Rabu (24/4/2019).

Lebih lanjut, Iwan pun menuturkan bahwa salah satu pasien yang ia rawat justru memiliki kemampuan seni yang sangat baik. Meskipun ia mengidap ODS dan kerap berhalusinasi, namun dengan treatment yang baik, ia berhasil menciptakan berbagai karya seni memanfaatkan kreativitasnya.

"Tidak semua ODS atau ODGJ aneh. Mereka bisa diajak bicara seperti manusia sehat pada umumnya. Bahkan salah satu dari pasien kami bisa melukis dan membuat berbagai karya seni. Ia juga bisa bernyanyi dengan baik. Tingkat kesembuhannya sekira 70 persen, tapi dia sudah dapat berinteraksi dengan baik," lanjutnya.

Tentunya butuh kesabaran khusus bagi seorang pelatih untuk merawat para pasien yang ada di Rumah Berdaya. Menurut Iwan, salah satu kesulitan yang paling sering dialaminya adalah karakter pasien yang suka berubah mood. Hal ini tentunya membuat mereka menjadi sulit untuk diatur.

"Yang paling susah adalah mengurus mereka, mereka itu mood-mood an. Jadi terkadang kalau disuruh melakukan apapun suka agak susah. Contohnya disuruh makan, gak mau makan, begitu juga dengan mandi. Kalau untuk masalah lainnya sih tidak ada, paling ribut-ribut sedikit karena mereka niatnya hanya ingin bercanda," tuntasnya.

(hel)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini