nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Najelaa Shihab Ungkap Hambatan Perempuan di Dunia Pendidikan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 20:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 24 612 2047658 najelaa-shihab-ungkap-hambatan-perempuan-di-dunia-pendidikan-P3eIU90Qf4.jpg Najelaa Shihab ungkap hambatan perempuan Indonesia di dunia pendidikan (Foto: Dimas/Okezone)

Pemerintah Indonesia sedang gencar-gencarnya meningkatkan kualitas pendidikan Tanah Air. Selain menyediakan berbagai fasilitas pendukung di pelosok-pelosok daerah, kualitas SDM-nya pun sudah mulai diperhatikan.

Namun perlu diketahui, bahwa proses pengembangan pendidikan ini juga diwarnai sejumlah kendala dan tantangan yang dihadapi para siswa, terutama bagi murid perempuan. Hal tersebut dijelaskan secara gamblang oleh pegiat pendidikan sekaligus pendiri Keluarga Kita, Najelaa Shihab.

"Dari segi akses sebetulnya sudah hampir tidak ada masalah. Tapi apa proses belajarnya itu masih banyak tanda tanyanya. Jarang yangg punya prestasi jadi yang terbaik," tutur Najelaa, dalam acara Inspirasi Perempuan Untuk Indonesia, di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Najelaa

Lebih lanjut, Najelaa menjelaskan, meski secara prestasi banyak siswa yang bernilai baik, menurutnya masih banyak pula yang masih belum memberikan kontribusi dengan baik. Ia mengungkapkan, seringkali kendala utama dari semua itu justru datang dari keluarga.

"Ibu dan ayahnya sendiri yang masih punya paradigma yang tidak tepat bagi perempuan. Banyak orang tua yang menganggap bahwa perempuan tidak butuh pendidikan tinggi, karena unungya mengurus rumah tangga," ungkap wanita yang akrab disapa Ela itu.

Padahal, untuk menjadi seorang ibu yang baik juga butuh kualitas pendidikan yang baik. Posisi ibu disini sangat penting sebagai sosok perempuan yang punya potensi besar untuk menentukan kualitas generasi selanjutnya. Di samping itu, pendidikan sendiri menurut Najelaa adalah hak asasi manusia.

"Kadang banyak perempuan yang ingin berprestasi, tapi justru keluarga yang menutut untuk tidak hadir di dalam kelas. Atau jika ingin melanjutkan pendidikan malah dinikahkan," tegas Najelaa.

Hal inilah yang membuat perempuan masih banyak tertinggal dalam segi pendidikan.

"Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi bersama untuk terus mendorong perempuan dalam bidang pendidikan," tutup Najelaa yang malam ini juga mendapat penghargaan dalam bidang pendidikan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini