nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Yacouba, Dianggap Gila Karena Dedikasikan Separuh Hidupnya Hijaukan Gurun Gersang

Rahma Yulita, Jurnalis · Kamis 25 April 2019 15:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 25 406 2047909 kisah-yacouba-dianggap-gila-karena-dedikasikan-separuh-hidupnya-hijaukan-gurun-gersang-4fIBtwMycn.jpg Yacouba Sawadogo (Foto: 2payattention)

Yacouba Sawadogo, seorang petani dari Burkina Faso, menghentikan desertifikasi di desanya dengan menanam pohon, yang kini telah tumbuh menjadi hutan yang luas. Ini dilakukan sebagai tanggapan terhadap kekeringan yang panjang, ditambah dengan pertanian yang berlebihan, dan populasi yang berlebihan mengganggu bagian utara negaranya. Awalnya, petani di komunitasnya mengejeknya dan mengira dia sudah gila.

Tanpa memiliki akses peralatan modern dan kurangnya pendidikan, ia mulai menggunakan teknik praktik pertanian kuno Afrika yang disebut zai, yang mengarah pada pertumbuhan hutan dan peningkatan kualitas tanah. Lambat laun, tanah tandus diubah menjadi hutan seluas 15 hektar yang berisi banyak tumbuhan dan hewan.

Setelah memulai pekerjaan yang luar biasa di gurun Afrika, Yacouba tampil dalam film dokumenter 2010 dengan judul “The Man Who Stopped the Desert” dan namanya menjadi terkenal di seluruh dunia sejak saat itu.

 Baca Juga: Gaya Menawan si Cantik Nazanin Boniadi, Pemeran Zahra di Film Hotel Mumbai

“Saya ingin merancang program pelatihan yang akan menjadi titik awal yang bermanfaat di seluruh wilayah dan ada begitu banyak petani dari desa-desa tetangga yang mengunjungi saya untuk meminta nasihat tentang bagaimana memilih benih berkualitas yang baik untuk ditanam,” kata Sawadogo seperti yang dilansir Lifegate, Kamis (25/4/2019).

“Saya memilih untuk tidak menyimpan metode pertanian saya sebagai rahasia untuk diri saya sendiri”, tambahnya.

Bahkan Centre on International Cooperation (CIC), sebuah organisasi riset kebijakan luar negeri yang berbasis di New York University, mengusulkan untuk memotivasi jutaan petani Afrika Barat untuk berinvestasi di pohon. Ini akan membantu mereka meningkatkan ketahanan pangan dan adaptasi perubahan iklim, hal tersebut dipaparkan oleh spesialis manajemen sumber daya alam Chris Reji.

 Baca Juga: Mantap Berhijab, Intip 5 Gaya Dinda Hauw yang Bikin Hati Adem

Saat ini, Sawadogo menghadapi masalah serius. Sebuah proyek ekspansi baru-baru ini di daerah tersebut telah mengambil sebagian besar dari hasil hutan hasil kerja kerasnya. Ia telah menghabiskan bertahun-tahun di hidupnya, mendedikasikannya untuk mengerjakan hutan tersebut untuk memerangi kekeringan yang tidak tertahankan lagi. Namun, pesannya tentang masa depan lingkungan dan konservasi tetap mendalam.

“Jika Anda menebang sepuluh pohon sehari dan gagal menanam satu pohon setahun, kami akan menuju kehancuran,” katanya tegas.

(tam)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini