Studi Ungkap Kopi Dapat Mengurangi Risiko Kematian

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 25 April 2019 09:39 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 25 481 2047788 studi-ungkap-kopi-dapat-mengurangi-risiko-kematian-A39qFPcfvB.jpg Ilustrasi (Foto: RD)

Minum secangkir kopi di pagi hari adalah kegiatan favorit banyak orang. Bahkan mereka yang sangat menyukai kopi atau kecanduan bisa menyeruput beberapa gelas sepanjang hari. Hal ini mungkin mengkhawatirkan bagi sejumlah orang. Namun penelitian baru menyebutkan orang-orang yang masuk kategori peminum berat kopi memiliki kesempatan untuk hidup lebih lama.

Sebuah penelitian bertajuk Association of Coffee Drinking With Mortality by Genetic Variation in Caffeine Metabolism yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association (JAMA), memberikan bukti lebih lanjut jika minum kopi dapat menjadi bagian dari diet sehat. Dalam penelitian yang dilakukan tahun lalu para ahli memberikan kepastian pada peminum kopi jika minuman berkafein itu dapat mengurangi risiko kematian.

Melansir Delish, Kamis (25/9/2019), para peneliti mengamati lebih dari 500 ribu orang yang berusia antara 38-73 tahun. Sebanyak 380 ribu di antara peserta penelitian adalah peminum kopi sedangkan sisanya tidak meminum kopi. Pemilihan peserta penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara minum kopi dengan kematian. Peneliti melihat kemampuan tubuh dalam menyerap kafein.

 Baca Juga: Jika Anak Demam, Menkes Nila Moeloek: Saya Anjurkan Pakai Rapid Test

Setelah dilakukan analisis, hasil penelitian menunjukkan kematian berbanding terbalik dengan mereka yang merupakan peminum kopi berat yaitu antara 1-8 cangkir atau lebih per hari. Artinya mereka yang rutin meminum kopi memiliki tingkat kematian yang lebih kecil bahkan meskipun tubuhnya lebih lambat dalam menyerap kafein. Jenis kopi yang dikonsumsi pun bermacam-macam. Mulai dari kopi bubuk, kopi instan, dan kopi tanpa kafein. Semuanya memiliki efek yang sama.

Tentunya hasil penelitian tersebut dapat membuat pencinta kopi merasa sedikit lega. Sebab, kebiasaan mereka tidak memberikan dampak yang signifikan pada kematian. Hasil penelitian ini juga seakan melengkapi fakta penelitian sebelumnya yang mengatakan kopi baik untuk kesehatan jantung yang artinya meminimalkan risiko kematian.

 Baca Juga: Serunya Brie Larson Cicipi Kimbap saat Promo Avengers: Endgame di Korea Selatan

Sementara itu, hasil penelitian lain yang dipublikasikan di JAMA pada Desember lalu menemukan peserta penelitian yang minum 4 cangkir kopi per hari lebih kecil kemungkinannya terkena rosacea dibandingkan dengan yang tidak. Rosacea adalah penyakit kulit yang membuat wajah menjadi merah dan sering menyebabkan luka merah bahkan benjolan merah atau pustul. Bagi mereka yang senang dengan kulit wajah mulus, minum kopi mungkin bisa menjadi pilihan untuk mencegah penyakit tersebut.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini