nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Memaknai Masturbasi dari Pandangan Ustadz dan Psikolog

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 25 April 2019 18:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 25 612 2048035 memaknai-masturbasi-dari-pandangan-ustadz-dan-psikolog-VnDNGIa2qo.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MASTURBASI memang tengah menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir, lantaran ada beberapa orang yang mirip dengan selebriti dan atlet melakukan masturbasi.

Kepolisian pun masih mencari bukti keaslian video tersebut. Pelakunya, bisa dijerat dengan tindak pidana ITE di mana penyebar video harus mendapat hukuman yang setimpal berdasar hukum Indonesia.

Lantas, bagaimana Islam menilai masturbasi ini? Apakah dosa melakukannya sama besar dengan Anda berzina? Okezone pun menghubungi Ketua Ikatan Sarjana Quran dan Hadis Ustadz Fauzan Amin untuk mendapatkan penjelasan.

Dalam penjelasannya, Ustadz Fauzan tak bisa memungkiri kalau aktivitas seksual ini semakin banyak dilakukan di masyarakat. Adapun hukum masturbasi atau onani dan berzina, ulama madzhab empat sepakat hukumnya haram!

Baca Juga: Carina Linn, Perawat Seksi yang Doyan Foto Bikinian

Menurut Madzhab Imam Syafi’i, dijelaskan tidak boleh melakukan masturbasi meski pun khawatir terjadi perbuatan zina. Sedangkan, menurut Imam Ahmad dibolehkan dengan alasan masturbasi sebagai alternatif menghindari perbuatan zina.


Hal ini merujuk pada kitab I’anatut Thalibin Juz 3 halaman 340 sebagai berikut:

وقوله لا بيده: أي لا يجوز الاستمناء بيده، أي ولا بيد غيره غير حليلته، ففي بعض الاحاديث لعن الله من نكح يده. وإن الله أهلك أمة كانوا يعبثون بفروجهم وقوله وإن خاف الزنا: غاية لقوله لا بيده، أي لا يجوز بيده وإن خاف الزنا

وقوله خلافا لاحمد: أي فإنه أجازه بيده بشرط خوف الزنا

وبشرط فقد مهر حرة وثمن أمة

Madzhab Syafi’i menjelaskan, tidak memperbolehkan bersenang-senang dengan tangannya (masturbasi) selain halilah (istri atau budak perempuan). Hal itu didasarkan pada sebagian hadis yang menyebutkan,

“Allah SWT melaknat orang yang menikahi tangannya (mengambil kesenangan (masturbasi) dengan tangannya). Dan sesungguhnya Allah Swt merusak umat yang bermain alat kemaluan."

Nah, Ustadz Fauzan coba memberi saran jika Anda tidak kuat menahan hawa nafsu. Menurutnya, jika khawatir tidak kuat menahan nafsu birahi yang jahat, maka Rasulullah SAW menganjurkan untuk menyegerakan menikah. "Menyempurnakan separuh imannya juga," terangnya pada Okezone melalui pesan singkat.

Baca Juga: Kehidupan Low Profile Chow Yun Fat, Cuma Pake Baju Rp200 Ribuan

Image result for masturbasi shutterstock, okezone


Sebagaimana hadits Nabi riwayat Al-Bukhari nomor 4779 berikut ini:

يا معشر الشباب من استطاع منكم الباءة فليتزوج، فإنه أغض للبصر وأحصن للفرج، ومن لم يستطع فعليه بالصوم، فإنه له وجاءٌ

Artinya, “Wahai para pemuda, jika kalian telah mampu, maka menikahlah. Sungguh menikah itu lebih menenteramkan mata dan kelamin. Bagi yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa bisa menjadi tameng baginya.”

Sementara, Psikolog Meity Arianty menjelaskan bahwa masturbasi merupakan pemuasan nafsu seks yang dilakukan dengan tangan yaitu menggesek-gesekan bagian alat kelamin hingga mencapai orgasme atau ejakulasi. Biasanya perilaku ini dilakukan remaja yang sedang mengalami kematangan seksual, baik pria atau perempuan.

Tapi, dia menyebut perlu adanya bimbingan untuk mencegah atau membantu mencegah timbulnya masalah bagi diri, kemudian kuratif yaitu membantu individu memecahkan masalah yang dialami dan yang paling penting adalah membantu individu mengetahui, mengenal, dan memahami keadaan dirinya.

Hal ini sering terjadi ketika mereka dalam keadaan kurang mendapatkan pengarahan dan pendidikan yang benar. Bagi orang dewasa, masturbasi dilakukan dengan tujuan yang berbeda-beda, mulai dari tidak kuasa menahan nafsu, untuk mencegah berhubungan badan sembarangan, sampai yang iseng karena tidak punya kegiatan.

Bagi sebagian pria, sambung Mei, dari hasil survei sebanyak 42% responden melakukan masturbasi setidaknya seminggu sekali dan 20% mengaku melakukan masturbasi setidaknya 4 kali seminggu.

Meski demikian, pria dianjurkan masturbasi sebanyak 21 kali dalam sebulan, dengan alasan dapat mengurangi stres, meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma, dan mengurangi resiko kanker prostat. Karenanya, jika dilakukan dengan benar maka masturbasi dapat menyehatkan tubuh.

"Perlu diingat, keseringan masturbasi dapat menjadi masalah bila menggangu pekerjaan sehari-hari, misal jika terlalu sering menonton film porno di kantor, lebih suka menghabiskan waktu sendiri dibanding bersama orang lain, menimbulkan rasa tertekan atau bersalah," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini