19 Anak Garut Kecanduan Seks, KPAI Minta Tak Dipandang Sebelah Mata

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 26 April 2019 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 26 196 2048509 19-anak-garut-kecanduan-seks-kpai-minta-tak-dipandang-sebelah-mata-GYmIsUvcxN.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEPEKAN ini publik dikejutkan peristiwa 19 orang anak di bawah umur di Garut, Jawa Barat, yang diduga melakukan aktivitas seks. Diduga mereka kecanduan seks akibat melihat tayangan video pornografi melalui ponsel pintar.

Anggota komisioner bidang Trafficking dan Eksploitasi KPAI, Ai Maryati Solihah, M. Si, menegaskan bahwa ada cara pandang yang keliru terhadap belasan anak kecil ini. Pasalnya, mereka menganggap ini hanyalah sebuah permainan.

“Kalau kami lihat jangan anggap enteng ya ini “permainan”, padahal ini sudah menggunakan organ intim dalam suatu aktivitas seksual. Apalagi ini dinyatakan penyimpangan, ini tentu jadi perhatian bagi kita karena ada dampak dan akibat luar biasa untuk anak. Terutama fisik, tumbuh kembang, serta psikologis,” ungkap Ai saat dihubungi Okezone.

Baca Juga: Gaya Aduhai Pramugari Marcelina Angela Berbikini di Pantai

Lebih lanjut Ai menjelaskan, sejatinya orang dewasa yang berkepentingan dan terlibat dalam kasus ini memiliki pola pikir atau mindset yang sama, yakni memandang kasus ini sebagai hal yang serius bukan malah didegradasi.

“Ada serangkaian akibat yang berbahaya ketika ini dianggap sebagai persoalan yang mungkin bisa ‘degradasi’, dianggap oh ini hanya permainan saja kok bukan hubungan seksual penuh birahi' Ini yang harus dipahami, pentingnya di poin ini,” jelasnya.

Baca Juga: 4 Gaya OOTD Lee Min Ho Usai Wamil, Gantengnya Maksimal!


Dalam kesempatan yang sama, Ai menambahkan pihaknya sudah meminta Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) mengawasi dan memberikan laporan perkembangan teranyar soal kasus ini setiap harinya.

"Sejauh ini anak-anak sudah dihipnoterapi dan diberi assisment, pengawasan kami langsung melalui KPAD yang terdekat yakni di Kabupaten Tasik, perkembangan setiap harinya bagimana," pungkas Ai.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini