nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Balik Cantiknya Curug Cuban Rondo Terselip Kisah Janda Menyayat Hati

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 28 April 2019 11:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 26 406 2048593 di-balik-cantiknya-curug-cuban-rondo-terselip-kisah-janda-menyayat-hati-fwE5I4RZzM.jpg Kisah menyayat hati seorang janda di balik keindahan Curug Cuban Rondo (Foto : @smithless1979 dan @muhbusyra.foto/Instagram)

OBJEK wisata di Indonesia tak jarang menyelipkan kisah mistis atau sejarah jauh sebelum kehidupan ini ada. Mitos mengenai tempat tersebut kemudian dipercayai dan menjadi "alat" jualan lokasi wisata itu.

Tangkuban Perahu, Malin Kundang, Danau Toba, dan banyak lainnya adalah objek wisata yang terselip di dalamnya kisah zaman dulu yang tak jarang juga dipakai untuk memberikan pelajaran hidup masyarakat sekarang. Selain lokasi wisata tersebut, di Malang, Jawa Timur, menjulang indah air terjun bernama Curug Cuban Rondo.

Air terjun ini dipercaya menyimpan mitos yang membuat siapa pun akan miris mendengarnya. Bagaimana tidak, menurut beberapa sumber, di balik air terjun yang indah tersebut, ada sebuah gua yang mana di dalamnya "hidup" seorang puteri bernama Dewi Anjarwati dan dia di sana seorang diri.

Kisah Dewi Anjarwati ini juga yang kemudian mengilhami nama air terjun yang berlokasi di desa Pandesari, Pujon, Malang, Jawa Timur. Bagaimana kisah jelasnya? Berikut Okezone ceritakan khusus untuk Anda.

curug

(Foto : @dian_mawar_/Instagram)

Alkisah, hidup sepasang suami istri yang masih sangat muda usia pernikahannya. Mereka mengikat janji dengan cinta dan kesetiaan. Hubungan pernikahan mereka pun sangat romantis dan berjalan mulus.

Adalah Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi dan suaminya bernama Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro. Mereka ini sangat bahagia dan menjalani rumah tangga dengan sangat harmonis. Sampai akhirnya mereka berdua merencanakan liburan ke sebuah air terjun yang ada di Gunung Anjasmoro, daerah asal suaminya.

Namun, orangtua mereka tidak menyarankan untuk pergi ke sana. Alasannya, karena usia pernikahan mereka baru 36 hari. Orangtua zaman dulu kan selalu punya makna sendiri dalam kehidupan, tapi faktanya Dewi Anjarwati dan Raden Baron tetap pergi ke air terjun tersebut.

Curug

(Foto : @smithless1979/Instagram)

Sampai akhirnya mereka benar-benar berada di area air terjun. Seketika, seorang pria bernama Joko Lelono muncul di momen romantis mereka. Joko melihat Dewi dan dia jatuh cinta.

Tanpa memperdulikan suaminya, Joko memancing Dewi untuk mau bersama dengannya. Tapi, tentunya Raden Baron tidak membiarkan Joko mendekati istrinya tersbeut. Akhirnya dua pria tersebut berkelahi. Sebelumnya, Raden Baron meminta pengawalnya untuk menyembunyikan Dewi Anjarwati ke dalam gua yang ada di balik air terjun tepat berada di depannya.

Curug

(Foto : @muhbusyra.foto/Instagram)

Pertengkaran pun terjadi dan naasnya, kedua pria tersebut tewas di lokasi karena perkelahian mereka. Sementara itu, Dewi Anjarwati masih menunggu suaminya datang menjemput dia kembali, tapi sayangnya, itu hanya harapan. Sang suami tak mendatangi dia untuk selamanya. Dewi Anjarwati menjadi janda di usia pernikahan yang sangat muda dan sampai sekarang, banyak orang yang percaya kalau Dewi Anjarwati masih ada di dalam gua di balik Curug Cuban Rondo tersebut.

Baca Juga : Hukum Menikahi Janda dalam Islam, Benarkah Datangkan Banyak Rezeki?

Nama air terjun itu juga terinspirasi dari kisah Dewi Anjarwati ini. Cuban Rondo adalah bahasa Jawa yang artinya Air Terjun Janda. Saat Anda datang langsung ke sana, ada sebuah batu besar tepat berada di bawah kucuran air terjun. Beberapa orang percaya kalau batu tersebut adalah tempat Dewi Anjarwati menunggu sang suami sekarang. Percaya tidak percaya, begitulah kisah yang ada di balik Curug Cuban Rondo Malang. (hel)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini