nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kartini Project, Persembahan 1 Dekade Berkarya Novita Yunus

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 27 April 2019 21:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 27 194 2048869 kartini-project-persembahan-1-dekade-berkarya-novita-yunus-3NDNEhf6fe.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENDENGAR kata wastra Nusantara atau kain-kain tradisional Indonesia salah satunya Batik, di sebagian orang imej yang terbayang adalah kain Indonesia yang berat, tidak fashionable, dan sangat “orang tua”.

Namun seiring dengan perkembangan zaman dan geliat industri fesyen Tanah Air, para desainer mode Indonesia bisa dibilang berhasil menampilkan tampilan padu-padan Batik yang lebih dinamis dan modern sehingga terlihat lebih chic dan modis.

Seperti misalnya yang ditampilkan oleh desainer Novita Yunus, sang creative director lini busana lokal ternama, Batik Chic. Tampilan betapa cantiknya padu-padan modifikasi wastra Nusantara dengan kebaya ini diperlihatkan Novita, melalui gelaran “Kartini Project".

Baca Juga: Wanita Jadi Janda dalam 3 Menit, Bagaimana Kisahnya?

Acara ini menjadi persembahan Novita telah kurang lebih 10 tahun berkarya, dan menghasilkan desain-desain padu-padan wastra Nusantara yang apik sekaligus cantik.

Di gelaran “Kartini Project”, koleksi rancangan teranyar dibagi dalam beberapa sequence, di antaranya padu-padan kebaya, casual look, dan full wastra Nusantara.

Sebagaimana hasil pantauan langsung Okezone dari panggung runway, desain siluet yang ditampilkan Novita begitu beragam. Ada desain klasik seperti misalnya blus kebaya, kebaya panjang, kebaya kurung, sampai banyak desain modikasi yang lebih modern yakni sleeveless top, semi-kaftan, palazzo pants, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Baca Juga: Pangeran hingga Presiden, Ini 5 Tokoh Dunia yang Kepincut Pesona Janda


Begitu juga dengan permainan warna, terlihat untuk sequence koleksi kasual dan full wastra Nusantara warna -warna yang dikenakan adalah warna-warna netral cenderung earth tone, seperti coklat tanah, biru, putih, merah marun, hingga coklat pekat.

Berbeda dengan koleksi padu-padan kebaya bersama wastra Nusantara, terlihat permainan warna yang dipakai adalah warna-warna terang mencolok seperti shocking pink, hijau, kuning, merah, pink fuchia, hingga biru laut. Sehingga tampilan secara keseluruhan terlihat lebih eye-catching.

Khusus soal siluet desain, Novita mengungkapkan bahwa ia memang lebih mengedepankan desain yang modern walau tetap tidak meninggalkan nuansa klasik dari Batik itu sendiri.

“Batik di kalangan anak muda sebetulnya sudah lebih aware, justru awalnya karena itulah Batik Chic berdiri, menyikapi tantangan kok Batik cantik-cantik ini tidak diminati anak muda,” ungkap Novita saat ditemui Okezone, usai gelaran fesyen show “Cerita Kebaya Nusantara Kartini-Kartini Inspiratif 2019” di Jakarta Selatan.

Merunut Novita, dia menampilkan gaya desain padu-pada Batik yang lebih modern dan dinamis walau tetap tidak meninggalkan unsur klasik di dalamnya, agar semakin banyak anak-anak muda yang melirik wastra Nusantara khususnya Batik karena tertarik dengan padu-padannya yang tidak terkesan berat serta jadul alias kuno.

“Batiknya sendiri kan bisa dibilang already perfect, enggak ada celanya lah. Nah sekarang tinggal gimana menampilkan tampilan Batik yang klasik namun tetap terlihat modern. Misalnya dengan desain yang enggak terlalu ramai, dan siluetnya yang lebih modern,” pungkas Novita.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini