nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tabanan Harmoni Festival Beri Kesempatan untuk Pelaku UMKM

Tiara Putri, Jurnalis · Minggu 28 April 2019 21:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 28 406 2049108 tabanan-harmoni-festival-beri-kesempatan-untuk-pelaku-umkm-XNMcgIKAdg.JPG Megawati Soekarno Putri dalam Tabanan Harmoni Festival (Foto: Tiara Putri/Okezone)

Sebagai destinasi wisata favorit, Bali seakan memiliki daya magis tersendiri yang membuat wisatawan lokal maupun mancanegara terus berdatangan. Rasanya tidak ada yang bosan atau menyesal saat menjelajah Pulau Dewata. Maka tak heran jika mereka yang pernah datang berkunjung memiliki keinginan untuk datang kembali.

Kendati demikian, bukan berarti kegiatan promosi pariwisata di Bali sudah tidak diperlukan. Tentunya masih dibutuhkan inovasi untuk menggaet minat wisatawan. Salah satunya dengan menggelar acara seperti yang dilakukan oleh Kabupaten Tabanan. Pada Jumat-Sabtu, 26-27 April 2019, pemerintah kabupaten mengadakan Tabanan Festival Harmoni yang berlangsung di Garuda Wisnu Serasi. Acara itu bertujuan untuk menunjukkan keharmonisan dalam perbedaan.

 

Rangkaian acara terdiri dari pertunjukan seni budaya dari enam agama dan deklarasi membumikan Pancasila. Menurut Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, rasa kebersamaan di tengah keragaman suku, agama, dan etnis dapat tercipta dengan mengedepankan ideologi Pancasila. Selain itu, masyarakat juga perlu melestarikan sejarah melalui seni budaya.

 Baca Juga: Viral Ayam Goreng Kopong, Netizen: Hanya Orang Beriman yang Bisa Lihat Dagingnya

"Dengan senilah sebetulnya kita bisa mempererat tali persaudaraan karena seni ini aset, harta karun yang dimiliki oleh Indonesia. Kita tidak boleh lupa akan sejarah, adat, budaya, dan keragaman karena merupakan potensi luar biasa," ujar Bupati Eka kepada Okezone.

 

Sementara itu, diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, I Made Yasa, acara Tabanan Harmoni Festival merupakan salah satu bentuk ajang promosi pariwisata. Menurutnya, promosi pariwisata di Bali bukan hanya sekadar menyangkut alam yang sudah terkenal melainkan juga budaya.

“Budaya nasional adalah warisan leluhur yang harus dikemas dan saling mendukung satu sama lain agar tetap terjaga," ujar Made. Tak hanya itu, pada gelaran tersebut juga ada pameran UMKM yang memperlihatkan usaha dari masyarakat yang mendukung pariwisata. Mulai dari kuliner hingga barang kerajinan.

 Baca Juga: Di Balik Cantiknya Curug Cuban Rondo Terselip Kisah Janda Menyayat Hati

Dijelaskan oleh Made, pariwisata memang sangat berkaitan dengan kehidupan ekonomi kerakyatan. Promosi pada acara tersebut tak terbatas pada tarian dan hiburan namun UMKM turut dilibatkan. Terlebih Kabupaten Tabanan kaya akan budaya, kuliner, kerajinan, dan produk pariwisata lainnya.

 

"Kami memang membina UMKM untuk mengemas produknya agar terlihat menarik. Terus kalau produknya makanan kami juga memerhatikan rasanya dan higienitasnya. Sebab bagaimanapun pariwisata itu efek dominonya ada," pungkas Made.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini