Ketahui Cara Berikan Pertolongan Pertama pada Orang yang Terkena Serangan Jantung

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 29 April 2019 04:16 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 28 481 2049121 ketahui-cara-berikan-pertolongan-pertama-pada-orang-yang-terkena-serangan-jantung-O5AXZt3TZP.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

IBUNDA Abdullah Gymnastiar, Yetty Rochayati, meninggal dunia Minggu pagi (28/4/2019). Menurut beberapa sumber, Yetty menghembuskan napas terakhirnya karena serangan jantung.

Kabar duka ini kemudian menyeruak ke seluruh Indonesia. Beberapa tokoh penting pun ikut mengutarakan belasungkawa sedalam-dalamnya untuk ibunda Aa Gym tersebut. Semua berharap agar almarhumah diampuni segala kesalahannya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Penyebab meninggalnya almarhumah karena serangan jantung menjadi cambuk bagi siapa pun yang keluarganya punya penyakit ini. Sebab, ketika gejala itu muncul dan tidak diantisipasi dengan baik, maka dapat mengakibatkan kematian.

 Baca Juga: Serangan Jantung Jadi Penyebab Meninggalnya Ibunda Aa Gym

Pemahaman keluarga pasien sakit jantung mengenai tindakan apa yang bisa dilakukan untuk memberikan pertolongan sangat penting. Sebelum itu, Anda juga mesti tahu ada beberapa tanda dari serangan jantung ini.

 

Tanda pertama ialah munculnya rasa tertekan yang tidak nyaman. Beberapa kasus juga ada yang merasa "penuh" atau rasa sakit di bagian tengah dada. Kemudian, tanda lainnya ialah rasa ketidaknyamanan atau rasa sakit yang menyebar di luar dada hingga ke bahu, punggung, leher, rahang, gigi, atau satu atau kedua lengan, atau kadang-kadang perut bagian atas. Tanda lainnya ialah sesak napas, sakit kepala ringan, pusing, pingsan, berkeringat, hingga mual.

 Baca Juga: Masih Muda Tapi Sudah Janda 3 Kali, Artis Cantik Ini Punya Hunian Super Mewah

Serangan jantung umumnya menyebabkan nyeri dada selama lebih dari 15 menit, tetapi pada beberapa kasus malah tidak memberikan gejala sama sekali. Sangat penting untuk menyadari kalau gejala selain nyeri dada dapat terjadi, seperti gangguan pencernaan atau nyeri pada leher atau rahang yang persisten.

Sebagai tambahan, banyak orang yang mengalami serangan jantung memiliki tanda-tanda peringatan berjam-jam, berhari-hari atau berminggu-minggu sebelumnya. Nah, kalau sudah tahu apa tanda dari serangan jantung, kini saatnya Anda sadar apa yang bisa dilakukan untuk setidaknya meringankan kondisi tersebut. Apa saja?

1. Jika kondisi sangat tidak memungkinkan untuk berbuat sesuatu, Anda bisa telepon pihak kesehatan terdekat atau telepon rumah sakit.

2. Berikan aspirin ke pasien. Pinta pasien untuk mengunyah atau menelan langsung obat tersebut. Kalau pasien punya alergi aspirin, tentu ini bukan cara terbaik.

3. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan nitrogliserin, jika diresepkan.

4. Tindakan CPR bisa jadi langkah yang bisa dilakukan, terlebih ketika pasien sudah tidak sadar. Jika upaya ini tidak berhasil, maka segera lapor petugas kesehatan terdekat.

5. Jika defibrillator eksternal otomatis (AED) tersedia, maka alat medis tersebut bisa diberikan ke pasien.

Satu hal yang mesti diingat, ketika memberikan pertolongan pada pasien serangan jantung, Anda jangan pernah panik. Sebab, kondisi Anda yang tidak stabil itu akan mempersulit tindakan. Jadi, usahakan untuk tetap tenang selama proses pemberian pertolongan dilakukan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini