nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Badan Terasa Demam? Bisa Jadi Tanda Kehamilan Loh!

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Senin 29 April 2019 10:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 29 481 2049232 badan-terasa-demam-bisa-jadi-tanda-kehamilan-loh-7rrtH644Dd.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BADAN terasa agak hangat atau demam merupakan kondisi yang umum dialami banyak orang. Tapi, demam juga bisa menjadi salah satu tanda hamil. Simak penjelasannya berikut ini.

Badan terasa agak hangat atau demam adalah salah satu tanda umum yang juga sering muncul pada awal masa hamil. Perubahan tubuh selama kehamilanlah yang menyebabkan gejala mirip demam. Selain demam, beberapa gejala lain yang biasanya menyertai juga kemudian muncul.

Selama kehamilan, seorang wanita mungkin lebih rentan terhadap infeksi, seperti pilek dan flu. Kehamilan yang terjadi bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tubuh tidak melawan perkembangan janin.

Perubahan yang terjadi pada awal kehamilan adalah sistem pernapasan. Perubahan ini membuat seseorang jadi lebih rentan terhadap pilek dan flu, serta demam.

Baca Juga: Hukum Menikahi Janda dalam Islam, Benarkah Datangkan Banyak Rezeki?

Jika Anda mencurigai bahwa demam yang muncul adalah tanda hamil, ada baiknya Anda mengunjungi dokter untuk mendapatkan solusi terbaiknya.

Saat seorang wanita tengah hamil, volume darah tubuhnya meningkat. Biasanya, penambahan volume darah terjadi saat seseorang memasuki usia kehamilan 6 minggu.

Bertambahnya volume darah inilah yang membuat tubuh terasa lebih hangat. Itu sebabnya, demam sering kali menjadi salah satu tanda awal hamil yang umum terjadi.

Selama minggu ke-16 kehamilan, aliran plasma darah ke ginjal juga meningkat sebesar 75 persen dan terus meningkat hingga kehamilan mencapai periode penuh.

Aliran darah ekstra ini menyebabkan metabolisme juga meningkat, sehingga menciptakan lebih banyak panas tubuh. Itu sebabnya seorang wanita hamil cenderung mengalami demam atau merasa hangat selama masa kehamilan.

Baca Juga: Kontestan Masterchef Ini Gagal Comeback, Chef Arnold Kecewa Berat

Meningkatnya jumlah darah pada ibu hamil berfungsi agar pembentukan plasenta berkembang dengan sempurna. Hal ini sangat penting dalam memastikan suplai darah untuk janin dan memberinya nutrisi.

Selain bertambahnya volume darah, tubuh mengalami banyak perubahan lain selama kehamilan. Kadar hormon yang naik turun, rahim mengembang untuk memberi ruang bagi bayi yang sedang tumbuh, dan organ yang sama sekali baru, plasenta, tumbuh untuk menopang janin.

Gejala-gejala tersebut adalah beberapa tanda awal yang biasanya muncul saat hamil, termasuk demam. Meski begitu, tidak semua wanita hamil merasakan gejala ini. Beberapa di antaranya bahkan sama sekali tidak merasakan gejala.

Selain demam, ini beberapa tanda hamil yang lain

Tubuh mengalami banyak perubahan selama kehamilan. Segera setelah seseorang hamil, tubuh mulai bersiap untuk beberapa bulan mendatang.

Gejala yang muncul pun beragam, meski tak semua ibu hamil merasakannya. Bahkan beberapa di antaranya tidak merasakan gejala sama sekali.

Selain demam, beberapa tanda hamil yang umum terjadi, antara lain:

Terlambat menstruasi

Salah satu tanda pertama dan paling umum dari kehamilan adalah terlambatnya menstruasi. Namun, bukan berarti jika seseorang terlambat menstruasi, maka dia pasti hamil.

Muncul flek

Pendarahan ringan bisa terjadi ketika sel telur menempel pada rahim. Cairan ini biasanya berwarna merah muda pucat atau cokelat.

Sakit kepala dan pusing

Selain demam, sakit kepala dan pusing juga salah satu tanda hamil yang umum. Peningkatan aliran darah dan perubahan hormon dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, atau bahkan pingsan.

Nyeri payudara

Payudara yang lunak dan bengkak dapat terjadi karena perubahan hormon. Putingnya mungkin terlihat bengkak dan payudara mungkin terasa gatal, berat, dan penuh.

Mual dan muntah

Mual dan muntah di awal kehamilan dikenal sebagai morning sickness meskipun gejalanya dapat menyerang kapan saja. Kelelahan. Merasa lelah adalah gejala hamil uang paling umum, apalagi pada trimester pertama. Hal ini terjadi akibat perubahan hormon.

Sering buang air kecil

Pada awal kehamilan, sering buang air kecil terjadi akibat pelepasan hormon hCG. Hormon ini meningkatkan aliran darah ke daerah panggul.

Mengidam

Seorang wanita hamil dapat mulai mengidam makanan tertentu, memiliki keengganan terhadap orang lain, atau menjadi lebih peka terhadap aroma tertentu.

Perubahan suasana hati

Perubahan hormon dapat menyebabkan perubahan suasana hati, dan seseorang mungkin merasa sangat bahagia pada satu waktu, namun sedih beberapa saat kemudian.

Mimisan dan gusi berdarah

Peningkatan aliran darah selama kehamilan dapat menyebabkan gejala-gejala ini.

Hidung tersumbat

Pembuluh darah di saluran hidung dapat mengembang di awal kehamilan sehingga membuat hidung tersumbat. Kondisi ini juga dapat bersamaan dengan pilek atau flu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini