nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Buruh 2019, Begini Etika Islam dalam Membayar Upah Buruh

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 01 Mei 2019 12:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 01 196 2050178 hari-buruh-2019-begini-etika-islam-dalam-membayar-upah-buruh-b59KpvsWxj.jpg Ilustrasi (Foto: Maximummedia)

Hari Buruh atau May Day 2019 menjadi momentum bagi para buruh untuk menyuarakan hak-hak mereka sebagai pekerja. Peringatan ini memang tidak terlepas dari perlakuan tidak adil yang hingga saat ini masih dialami oleh mereka.

Mulai dari pengetatan disiplin, pengintensifan jam kerja, hingga minimnya upah yang diberikan, menjadi permasalahan utama yang terus ditentang oleh para pekerja di seluruh dunia.

Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadis Indonesia Ustadz Fauzan Amin mengatakan, Islam sendiri sebetulnya sangat menghormati para buruh maupun pekerja.

Menerima Upah

Bicara soal upah, Islam selalu menganjurkan untuk membayar upah seorang pekerja sebelum kering keringat pekerja itu. Dalam arti lain, Islam selalu mengajarkan agar upah dari seorang pekerja untuk dibayar secepat mungkin setelah pekerja itu selesai melakukan pekerjaannya.

Dari Abdullah bin Umar. Nabi SAW bersabda:

أَعْطُوا الأَجِيرَ أَجْرَهُ قَبْلَ أَنْ يَجِفَّ عَرَقُهُ

“Berikan kepada seorang pekerja upahnya sebelum keringatnya kering,” HR. Ibnu Majah, shahih.

Menunda pencairan gaji pada pegawai padahal mampu juga termasuk bentuk kezholiman. Nabi SAW bersabda:

مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ

“Menunda penunaian kewajiban (bagi yang mampu) termasuk kezholiman,” HR. Bukhari Muslim.

Semoga para buruh semakin sejahtera dan hak-hak mereka terpenuhi dengan baik. Selamat Hari Buruh.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini