nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Intip Harga Outfit Adian Napitupulu, Jawabannya Bikin Syok!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 21:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 02 194 2050818 intip-harga-outfit-adian-napitupulu-jawabannya-bikin-syok-trSbg29I5t.jpg Adian Napitupulu (Foto: Nicholas Zhu/Youtube)

Kerap menggunakan jaket kulit, celana jeans dan juga sepatu kulit, mungkin ini adalah sosok yang tepat untuk menggambarkan karakter Adian Napitupulu. Pria berusia 48 tahun yang bertugas di komisi VII DPR RI ini memang terkenal kerap menggunakan outfit yang nyetrik dalam kesehariannya.

Tentunya banyak yang menduga bahwa pakaian yang digunakan oleh Adian adalah barang-barang branded dengan harga yang mahal. Namun, ketika diwawancara jawabannya sangat mengejutkan. Meskipun cukup, uang untuk membeli beberapa barang baru yang branded, Adian lebih memilih membeli barang bekas untuk kehidupan sehari-harinya.

“Mau jujur? Jeans ini bekas, beli di Pasar Gedebage Rp60 ribu. Kalau baju ini obralan mungkin Rp120 ribuan, bini gue yang beli. Ini satu-satunya sepatu termahal yang gue miliki. Gue beli Rp1,2 juta, paling mahal yang pernah gue beli karena sudah gue incer berbulan-bulan. Gue bolak-balik ke tempat itu cuman buat lihat lagi siapa tahu ada diskon dan tidak turun-turun,” terang Adian, dalam sebuah wawancara yang diposting di akun Youtube Nicholas Zhu.

Berbicara tentang diskon, suami dari , Dorothea Eliana Indah Wardani ini mengaku bukanlah sosok yang gemar membeli barang dengan potongan harga. Ia justru tidak pernah mempermasalahkan antara barang baru dan bekas. Ia hanya akan menggunakan sebuah pakaian yang menurutnya pantas untuk dikenakan.

“Sebenarnya bukan perasaan suka tidak suka. Yang pertama saya tidak pentingkan itu baru atau bekas. Yang menurut saya penting, bisa dipakai pantes atau nggak, itu aja. Pelantikan pertama saya jadi anggota DPR saya beli jas di Gedebage di Bandung Rp80 ribu dan saya nggak kehilangan jabatan karena pakaian bekas ini kan dan saya tidak merasa rendah karena itu saya tidak terganggung dengan harga, angka, merek, serta pandangan orang terhadap pakaian saya,” lanjutnya.

Lebih lanjut Adian mengaku seorang pejabat pemerintahan tidak harus dilihat dari penampilan, melainkan dari sikap dan karakter yang dimiliki oleh orang itu sendiri. Kualitas seseorang dilihat dari apa yang ia kerjakan dan putuskan bukan hanya pakaian yang membuat pikiran seolah-olah menjadi tidak penting.

“Menurut saya, seharusnya yang dilihat bukan pakaiannya tapi pikirannya, keberpihakannya, kerjanya, DPR itu kan persoalan pikiran, persoalan keputusan bukan persoalan bagaimana kita berpakaian. Ada standar minimal yang harus kita ikuti bahwa misalnya kerapihan minimal, tapi yang penting di situ adalah apa yang kita pikirkan, apa yang kita lakukan, apa yang kita kerjakan dan apa yang kita putuskan. Jangan sampai kemudian pikiran kita seolah-olah menjadi tidak penting,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini