nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Membentuk Karakter Anak Usia 1 Sampai 6 Tahun

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 07:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 02 196 2050433 cara-membentuk-karakter-anak-usia-1-sampai-6-tahun-ubwT5DsGv2.jpg Ilustrasi pembentukan karakter anak (Foto: Babycentre)

DI ERA yang semakin kompetitif, sangat penting bagi orangtua untuk mempersiapkan si kecil agar tangguh menghadapi masa depan. Tak hanya fisik saja, namun juga dibutuhkan stimulasi yang tepat agar karakter anak kuat.

Oleh sebab itu, inspirasi dan edukasi sangat penting untuk dibagikan kepada para orangtua supaya asupan nutrisi, stimulasi dan pemberian kegiatan yang bermakna (purposeful exposure) dapat membuat si kecil tumbuh menjadi karakter yang tangguh dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Dokter Spesialis Anak, dr. Caessar Pronocitro M.Sc, Sp.A mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang sangat berperan dalam tumbuh kembang seorang anak yang salah satunya adalah stimulasi. Stimulasi ini memiliki cakupan yang sangat luas mulai dari kemampuan berpikir dan system daya tahan tubuh.

“Faktor penting yang berperan dalam tumbuh kembang optimal si Kecil adalah genetik, nutrisi, dan lingkungansalah satunya stimulasi. Stimulasi melibatkan multi-sensory dan seringkali berisiko terpapar kuman, maka dari itu agar anak siap mengeksplorasi dan menerima stimulasi dari luar, dibutuhkan daya tahan tubuh yang kuat dan kemampuan berpikir yang baik," tutur dr. Caessar, dalam acara Nutriclub beberapa waktu lalu.

Dokter Caessar menambahkan bahwa sistem daya tahan tubuh seorang anak dapat dibangun sejak dini melalui pemenuhan nutrsi yang baik. Jika semuanya terpenuhi, maka akan berpengaruh pada fungsi motorik hingga kognitif yang dimiliki oleh seorang anak.

Baca juga : Gantengnya Jokowi Masa Muda, Netizen: Pantes Bu Iriana Diajak Makan Bakso Langsung Mau!

"Sistem daya tahan tubuh dapat dibangun sejak dini dengan nutrisi seperti vitamin, mineral, prebiotik (makanan bagi bakteri baik) dan probiotik (bakteri baik). Stimulasi yang orangtua berikan berperan dalam mendukung perkembangan anak untuk memastikan kematangan fungsi tubuhnya seperti motorik halus, motorik kasar, bahasa, sosial & kemandirian, fisik, kreativitas, hingga kognitif," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Psikolog Anak dan Keluarga, Ajeng Raviando, Psi, M.Si juga mengimbau para orangtua untuk memperhatikan karakter buah hatinya sejak dini demi mempersiapkan anak dalam perubahan situasi yang terjadi dalam lingkungan di sekitar kehidupannya.

“Penanaman karakter sejak dini penting untuk mempersiapkan si Kecil menghadapi perubahan dan situasi tertentu dalam kehidupan seperti kegagalan, stress, tantangan, lingkungan baru, dan lain sebagainya," terang Ajeng.

Sekiranya ada lima karakter yang sebaiknya diasah sejak dini, yaitu berani, percaya diri dan mau mengambil resiko; mandiri, tidak bergantung pada orang lain; gigih, mau berusaha melakukan sesuatu sampai selesai; adaptif, mudah menyesuaikan diri di setiap situasi; dan banyak akal, bisa bertindang cepat dan efektif di bermacam situasi dan pandai mencari solusi.

Pengembangan karakter dapat dilakukan dengan memberikan pengalaman baru yang memiliki tujuan (purposeful exposures) dengan harapan akan terjadi transformasi terukur dalam diri seorang anak. Lebih lanjut, Ajeng menambahkan bahwa purposeful exposure dapat dilakukan di setiap fase usia si Kecil. “

"Pada usia satu tahun ke atas, anak dapat diajak untuk bermain di taman luar ruang; pada usia 2-3 tahun, anak dapat diajarkan berbagai kemampuan baru seperti naik sepeda, berenang, dan lainnya; pada usia 4-6 tahun, anak bisa diajak berjalan-jalan ke alam terbuka seperti gunung dan pantai. Dengan kekebalan tubuh yang baik, Mama tidak perlu khawatir untuk memperkenalkan stimulasi terutama di luar ruangan untuk pembentukan karakter tangguh si Kecil.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini