Hari Pendidikan Nasional, Sekolah Belum Bisa Jadi Tempat yang Aman

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 02 612 2050631 hari-pendidikan-nasional-sekolah-belum-bisa-jadi-tempat-yang-aman-ldoBx0eIU4.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Sementara itu, pada kasus kekerasan fisik dan anak korban bully, permasalahannya meliputi anak dituduh mencuri, anak dibully teman-temannya, anak dibully pendidik, saling ejek di dunia maya dan dianjurkan persekusi di dunia nyata, anak korban pemukulan, anak korban pengeroyokan, dan sejumlah siswa SD dilaporkan ke polisi oleh kepala sekolahnya.

"Selain itu, anak sebagai pelaku bullying terhadap guru kemudian divideokan dan viral juga meningkat drastis di 2019, dengan cakupan wilayah juga menyebar yaitu di Gresik, Jogjakarta, dan Jakarta Utara. Sementara, di 2018 kasus seperti ini hanya satu yaitu di Kendal," ungkap Retno.

Lebih lanjut, jika melihat kasus ini berdasarkan jenjang pendidikan, mayoritas kasus terjadi dijenjang SD atau sederajat yaitu sebanyak 25 kasus atau mencapai 67%, jenjang SMP atau sederajat sebanyak 5 kasus, jenjang SMA atau sederajat sebanyak 6 kasus, dan Perguruan Tinggi (PT) sebanyak 1 kasus.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini