nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips Cegah Obesitas ala Kemenkes RI, Basmi dengan 4 Langkah Penting

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 03 Mei 2019 18:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 03 481 2051114 tips-cegah-obesitas-ala-kemenkes-ri-basmi-dengan-4-langkah-penting-Udugz5Q35Q.jpg Cara mencegah obesitas (Foto: Refinery29)

SEBAGIAN besar masyarakat yang tinggal di kota-kota besar cenderung berpotensi mengalami obesitas. Hal ini disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat dan minimnya aktivitas olahraga yang dilakukan. Meski tidak menyebabkan sudden death, namun obesitas bisa sangat berbahaya jika tak kunjung diperhatikan.

Melihat hal tersebut, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia beserta Dinas Kesehatan Provinsi Bali, mencoba memberikan edukasi kepada para masyarakat untuk lebih berhati-hati dengan obesitas.

Dalam usaha menekan tingkat obesitas di Indonesia, maka masyarakat harus mengetahui secara pasti apakah tubuh mereka masuk dalam kategori obesitas atau tidak. Caranya adalah dengan mengukur Index Massa Tubuh (IMT). Pengukuran IMT ini juga bisa dilakukan dengan rumus IMT= Berat badan (kg) : {Tinggi badan (m) x Tinggi badan (m)}, m dalam hitungan meter.

 Baca Juga: Mengenal Terapi untuk Pulihkan Mental Caleg Stres

Seseorang akan dinyatakan mengalami obesitas tingkat pertama jika IMT yang dihasilkan dari perhitungan menunjukkan angka 25,0 - 29,9. Sementara jika hasil IMT menunjukkan angka lebih besar dari 30 maka masuk dalam kategori obesitas tingkat dua. Selain mengukur dengan metode IMT, cara kedua yang bisa dilakukan adalah dengan mengukur lingkar perut ideal.

Idealnya lingkar perut laki-laki normal adalah 90 centimeter, sementara untuk perempuan berada di kisaran 80 centimeter. Sebagaimana diketahui obesitas atau kegemukan adalah suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak yang berlebih pada tubuh.

Penyebab seseorang mengalami obesitas adalah jumlah kalori yang masuk lebih besar daripada kalori yang dikeluarkan oleh tubuh. selain itu kurangnya aktivitas fisik pun turut mengambil peran dalam masalah ini. Tentunya orang yang telah mengalami obesitas masih memiliki peluang agar dapat kembali seperti sediakala.

 

Caranya adalah dengan mengatur gaya hidup dan mengubah konsumsi makanan yang tidak sehat. Dalam artikel ini Okezone akan menjelaskan beberapa kiat mengatasi obesitas sesuai dengan apa yang diakarkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Yuk disimak.

1. Mengatur pola makan dengan tiga makanan Utama dan dua kali selingan

Makanan Utama terdiri dari:

Kentang rebus, jagung rebus dan sejenisnya dengan berat (50-100 gram)

Ikan, ayam tanpa kulit, putih telur, dan daging tanpa lemak sekira (50-60 gram)

Makanan selingan terdiri dari:

 

Buah-buahan berair, utuh tidak di jus sekira (200-300 gram)

Air putih atau teh tawar

Susu rendah lemak tanpa gula satu gelas setelah makan pagi sebagai suplemen kalsium

2.Lakukan beberapa aktivitas fisik berjalan kaki dimulai selama 10 menit setiap harinya. Jika sudah rutin, maka bisa ditingkatkan menjadi 30 menit setiap harinya.

3.Lakukan beberapa pemeriksaan di puskesmas atau pelayanan kesehatan terdekat. Adapun pemeriksaan yang dilakukan meliputi: tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat.

 Baca Juga: Intip Tampilan Salmafina Sunan yang Makin Seksi, Nomor 5 Bikin Melek

4.Jika ketiga poin di atas sudah berjalan, tidak ada salahnya untuk melakukan konsultasi kepada tenaga kesehatan untuk mendapatkan terapi lebih lanjut.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini