nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain Wangi, Ini Manfaat Daun Sirih untuk Miss V

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 03 Mei 2019 20:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 03 481 2051258 selain-wangi-ini-manfaat-daun-sirih-untuk-miss-v-QgJLzG6D62.jpg Jaga kesehatan organ intim dengan daun sirih (Foto: Sicknesshealth)

Menjaga kesehatan organ intim alias Miss V adalah kewajiban dari semua wanita. Pasalnya, jika asal-asalan tidak menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim satu ini, jangan heran jika di kemudian hari bisa muncul penyakit-penyakit yang tidak diinginkan.

Bicara soal perawatan dalam menjaga kesehatan Miss V, sebagian besar kaum Hawa sudah begitu familier dengan bahan alami daun sirih. Yup, daun sirih memang selama ini dikenal punya berbagai manfaat bagi organ intim wanita.

Namun, tak disangkal pengetahuan akan sebagian wanita tentang manfaat daun sirih untuk Miss V ini biasanya hanya terbatas pada manfaat berupa menjaga agar Miss V tetap keset atau dengan kata lain resik, atau juga menjaga agar Miss V selalu wangi.

Padahal di luar dari itu, seperti dijelaskan oleh dr.Grace Hananta C.Ht, sebagai dokter Holistik. Pada dasarnya daun sirih yang diaplikasikan dalam waktu produk sehari-hari atau berbentuk yang dikonsumsi langsung, contohnya air rebusan daun sirih nyatanya punya manfaat lain untuk organ kewanitaan ini yakni bersifat sebagai proteksi.

dr Grace

“Daun sirih itu manfaat khususnya ya itu, untuk mengurangi pertumbuhan jamur, bakteri dan virus,” ungkap dr.Grace saat ditemui Okezone, Jumat (3/5/2019) dalam acara bertajuk “Grand Launching Softex Daun Sirih-Jagain Kamu Dari Badai” di kawasan Jakarta Barat.

Dalam kesempatan yang sama, wanita yang juga berprofesi sebagai pembaca acara satu ini juga menyarankan untuk menjaga asupan makanan yang dapat memicu pertumbuhan jamur di Miss V sebagai upaya perlindungan terhadap organ intim. Bukan hanya sekedar memanfaatkan daun sirih semata.

“Jaga asupan makanan perlu, perlu tahu ada makanan yang memang memicu tumbuhnya jamur. Misalnya makanan-makanan manis, itu kan mengandung gula dan itu bisa keluar melalui air seni. Lebih beresiko tumbuhnya jamur di orang yang punya diabetes. Makanan instan juga, itu dapat menganggu pH area kewanitaan. Efeknya misalnya lebih cepat keputihan, dan keputihannya berbau tak sedap,”

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini