nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenapa Style Minimalist-Casual Itu Timeless dan Tetap Disukai Milenial?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 04 Mei 2019 19:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 04 194 2051560 kenapa-style-minimalist-casual-itu-timeless-dan-tetap-disukai-milenial-8Zic33Z55N.jpeg Style minimalist casual (Foto: Sukardi/Okezone)

Setiap orang punya identitas sendiri dalam memaknai selera berpakaiannya. Ada yang tak begitu peduli dengan trend, ada juga yang sangat memperhatikan fashion yang sedang berkembang sekarang. Lebih jauh lagi, Anda akan tahu ada di antara masyarakat yang melebelkan karakter fashionnya androgini.

Bicara mengenai style fashion, maka Anda akan tahu ada yang namanya feminin style, casual look, boyish, edgy-chic style, dan beberapa pop style yang bahkan tak bisa didefinisikan saking terlalu luasnya orang tersebut memaknai dirinya.

Namun, yang paling umum dan sederhana ialah casual-style. Gaya yang satu ini mengedepankan kenyamanan dalam berpakaian. Tak begitu peduli bagaimana warna yang sedang 'in' atau juga penggunaan item fashion tambahan sebagai pemanis tampilan.

Beauty Influencer Stevie Wong menjelaskan kalau casual style itu everlasting dan timeless. Jadi, gaya ini tak akan dimakan zaman dan akan selalu ada. Sebab, pakaian yang dikenakan tidak mendeskripsikan trend apa saat ini. Sekali lagi, ini masalah kenyamanan.

"Comfortable dan biasanya daily wear banget. Jadi, saat dikenakan nyaman dan tidak akan termakan zaman. Ini yang menjadikan gaya casual itu tetap disukai siapa pun, bahkan generasi milenial," tuturnya saat ditemui Okezone di Hush Puppies TSM Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (4/5/2019).

busana casual minimalis

Stevie melanjutkan, kalau Anda ingin memberi sentuhan pop culture di casual look, bisa dengan penggunaan aksesori. Misalnya tas atau sepatu. Dengan item fashion yang unik atau warna yang mencolok, itu bisa jadi statement dari total look casual Anda.

"Intinya, gaya casual itu gaya aman dan kalau Anda pengin memberi kesan spesial atau ada statement thing-nya, ya, pakai sepatu atau bawa tas yang bisa dilihat orang langsung," tambahnya.

Sementara itu, Marketing Communication Manager Hush Puppies Andreas Agi menjelaskan, gaya casual minimalist juga dianggap disukai para milenial. Kesan kolot dan terlalu kaku sudah tidak berlaku lagi sekarang. Inovasi menjadi kunci dari style casual masih banyak dilirik milenial.

"Misalnya dengan warna yang pop art, penggunaan teknologi yang terkini, atau juga model dari item fashion tersebut. Sebisa mungkin tetap melek pasar dan dunia fashion dunia, sehingga gaya casual yang terkesan 'gitu-gitu aja' bisa lebih kekinian," paparnya.

busana casual minimalis

Agi menambahkan, Hush Puppies sendiri terus berinovasi, terlebih untuk pasar Indonesia yang sangat dinamis. Dunia sadar kalau brand Amerika Serikat ini dicap produk untuk lansia, tapi kesan itu sekarang mulai dilunturkan dengan adanya beberapa item fashion yang modern dan sesuai zaman.

"Tapi, kami juga tetap mempertahankan DNA brand yaitu casual look, meski begitu, milenial pun masih bisa memiliki brand ini tanpa khawatir karena kesan kuno yang selama ini melekat pada casual-minimalist brand ini," tambah Agi.

So, apakah Anda termasuk orang yang suka mengeksplore gaya busana atau tetap setia pada satu gaya, misalnya casual look?

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini