nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Punya Cita Rasa Khas, Durian Pesisir Kebumen Wajib Dicoba!

krjogja.com, Jurnalis · Senin 06 Mei 2019 12:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 06 298 2051998 punya-cita-rasa-khas-durian-pesisir-kebumen-wajib-dicoba-der6np9Bno.jpg Ilustrasi durian pesisir Kebumen (Foto: Thetop)

Anda pencinta buah durian? Sudah pernah mencoba durian lokal Kebumen? Kalau belum, sebaiknya Anda mencoba di 'Raja Buah' dari Kebumen ini.

Durian dari kawasan pesisir Kebumen punya rasa yang khas, manis bercampur gurih. Maka bicara soal kelezatannya, bolehlah durian lokal Kebumen ini diuji.

"Tapi sayang hingga kini durian ini masih kalah tenar dibanding durian Kaligesing Kabupaten Purworejo maupun Kaliwiro Kabupaten Wonosobo," ungkap pengepul durian pesisir Kebumen, Syarif, di rumahnya Desa/Kecamatan Petanahan Kebumen, Minggu (05/05/2019).

Penyebab belum tenarnya durian pesisir Kebumen menurut Syarif karena pemasarannya hanya terbatas di beberapa kecamatan di Kebumen saja, belum melebar ke luar Kebumen.

"Wilayah pemasarannya masih sangat terbatas sesuai jumlah produksinya yang belum melimpah. Begitu kami petik dari kebun petani langsung habis hari itu juga dibeli konsumen yang ada di Kebumen. Tak ada sisa untuk dikirim ke luar Kebumen," ujar Syarif yang memiliki sebuah kios durian di kota Kebumen.

Buah Durian

Syarif berpendapat bahwa kekhasan rasa durian pesisir Kebumen disebabkan lokasi tumbuhnya di lahan berpasir dekat pantai. Seperti kebun durian di Desa Surorejan Kecamatan Puring Kebumen, lokasinya hanya berjarak sekitar 300 hingga 400 meter dari Pantai Surarejan.

"Mungkin karena lahannya berpasir dekat pantai, maka rasanya seperti bercita rasa gurihnya garam laut," ujar Syarif.

Selain di Puring, kebun durian pesisir Kebumen juga bisa ditemukan di Mirit, Ambal, Buluspesantren, Klirong, Petanahan, Buayan dan Ayah.

"Namun durian ini belum dibudidayakan secara intensif dan jumlah tanaman di setiap kebunnya terbilang sedikit, maksimal hanya belasan sampai 20 batang saja," ujar petani durian Desa Ambalresmi Kecamatan Ambal, Sutarno, tentang penyebab belum tingginya produksi durian pesisir Kebumen.

Selain itu, banyak petani yang hanya mewarisi tanaman durian dari orang tua atau neneknya saja. Tak heran, banyak pohon durian tua yang kian hari kian menurun produktifitasnya, namun belum dilakukan peremajaan tanaman.

"Budidaya durian secara khusus belum diseriusi di sini, karena lebih fokus mengelola sawah atau kebun palawija," jelas Sutarno yang memiliki 12 batang pohon durian peninggalan orang tuanya

(hel)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini