nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tumpeng, Rendang dan Bakso Eksis di Lisabon, Kuliner Indonesia Makin Dikenal di Portugal

krjogja.com, Jurnalis · Senin 06 Mei 2019 12:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 06 298 2052025 tumpeng-rendang-dan-bakso-eksis-di-lisabon-kuliner-indonesia-makin-dikenal-di-portugal-HuP4w4HkEX.jpg Kuliner Indonesia makin dikenal di Portugal (Foto: krjogja)

Pasar Kuliner Indonesia atau Mercado Culinário Indonésio 2019 mendapat sambutan meriah masyarakat Portugis. Warga negara Portugal tersebut tampak antusias berburu dan menikmati 46 jenis masakan rumahan yang dijajakan di KBRI Lisabon, Sabtu (4/5/2019) waktu setempat. Penyelenggaraan beberapa Pasar Kuliner Indonesia di Lisabon membuat kuliner Indonesia makin dikenal di Portugal.

Tampak yang dijajakan ada nasi tumpeng mini, lumpia, rendang, batagor, sate ayam, lontong Bali, bakso, martabak, dadar gulung, kue lapis, otak-otak, bakwan, es buah kelapa muda, dan es teler. Suasana Indonesia juga terasa karena seperti disebutkan dalam siaran pers KBRI Portugal yang diterima Redaksi KRJogja.com, Minggu (5/5/2019) sore.

Selain makanan, Pasar Kuliner Indonesia mementaskan tiga tarian tradisional Indonesia. Tari Piring, Tari Puspanjali, dan tari Bajidor Kahot. Juga dihadirkan permainan Rampak Kendang oleh staf KBRI Lisabon yang membawakan beberapa musik Nusantara

Kuliner Indonesia

Sejak dibuka pagi, sekitar lima ratus pengunjung rela antre membeli dan mencicipi langsung kuliner Indonesia. Tidak jarang pengunjung membeli jajanan pasar Indonesia untuk dibawa pulang agar dapat dinikmati bersama keluarga di rumah, termasuk beberapa Duta Besar negara sahabat.

“Ini ketiga kalinya saya mengunjungi Pasar Kuliner Indonesia” ujar Ivica Maričić, Duta Besar Kroasia untuk Portugal. Bersama istrinya, Ivica menghabiskan akhir pekan di Mercado Culinário Indonésio 2019. Suasana Indonesia juga terasa karena seperti disebutkan dalam siaran pers KBRI.

Dengan partisipasi masyarakat Indonesia di Portugal, pasar tahunan ini menjadi sarana promosi budaya Indonesia di tanah Portugal. Pasar menyajikan masakan rumahan masyarakat Indonesia di Portugal, serta menyediakan ruang interaksi dengan pengunjung sebagai sarana edukasi dalam pembuatan masakan Indonesia.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan bagi masyarakat Portugal yang ingin melepas kerinduan terhadap Indonesia. “Siomay bandung adalah alasan utama saya datang ke sini” ujar Andre Tony, seorang pengunjung berkewarganegaraan Belanda yang kini tinggal di Lisabon. Hidup 15 tahun di Jakarta dan Surabaya membuat Andre sangat akrab dengan masakan khas Indonesia.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini