nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangga! Makanan Indonesia Ludes Terjual di Korea Utara

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 06 Mei 2019 18:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 06 298 2052173 bangga-makanan-indonesia-ludes-terjual-di-korea-utara-xpZRdYkKPG.jpeg Bazar makanan Indonesia di Pyongyang Korea Utara (Foto: KBRI Pyongyang)

Aneka masakan khas tradisional Indonesia merupakan salah satu warisan turun-temurun berharga dari nenek moyang pendahulu kita. Ketenaran akan ragam makanan khas tradisional Indonesia di kancah internasional, salah satunya bisa terlihat lagi dalam gelaran bazar internasional yang baru saja usai digelar di Pyongyang, Korea Utara.

Dalam bazar yang diselenggarakan oleh Pyongyang International Woman Association (PIWA) di Pyongyang, Republik Demoraktik Rakyat Korea pada Sabtu, 4 Mei 2019. Indonesia diketahui diwakili oleh Dharma Wanita Persatuan KBRI.

Gelaran bazar amal ini tidak hanya diikuti oleh Indonesia saja tentunya, namun juga banyak negara lainnya. Tepatnya diikuti oleh sebelas perwakilan asing yaitu Kamboja, Tiongkok, Ceko, Kuba, Jerman, Indonesia, Iran, Laos, Pakistan, dan Rumania, serta organisasi internasional yaitu: Swiss Development Cooperation dan Kantor Berita Kuba, Prensa Latina.

 

Bazar musim semi yang diadakan di pekarangan Kedutaan Besar Pakistan di Pyongyang ini, disebutkan dihadiri oleh 170 orang asing yang bermukim dan berkunjung ke Pyongyang. Para pengunjung pun dikatakan menyerbu hingga ludes stan Indonesia, lokasi di mana para ibu-ibu dari PIWA menjajakan aneka ragam makanan tradisional khas Indonesia.

 Baca Juga: Punya Cita Rasa Khas, Durian Pesisir Kebumen Wajib Dicoba!

“Semua dagangan kami ludes terjual. Menu makanan yang duluan habis adalah Sate Ayam. Stan Indonesia menjual Nasi Goreng, Mie Goreng, Sate Ayam, dan Cendol,” tutur Elisabeth Ginting Napitupulu, Ketua Dharma Wanita KBRI Pyongyang, seperti dikutip siaran media yang diterima Okezone, Senin (6/5/2019).

 

Para pengunjung yang hadir dan berkesempatan untuk menikmati masakan Indonesia tersebut, mengaku memang makanan Indonesia, contohnya Nasi Goreng yang punya cita rasa lezat yang tak perlu diragukan lagi.

“Makanan Indonesia enak sekali. Anak saya suka sekali Nasi Goreng. Di negara manapun ada masakan Indonesia, anak saya selalu cari Nasi Goreng," ujar Rasuan, pejabat WHO di Pyongyang asal Bangladesh.

Selain hidangan Nasi Goreng, menu sajian lain seperti sate ayam juga menjadi primadona. "Saya sangat suka Sate Ayam dan Nasi Goreng. Rasanya sangat enak dan lezat (rich and delicious)," tambah Caroline, pegawai European Union Program Support.

 Baca Juga: Kisah Erwin Bocah Kelas 2 SD, Pergi Sekolah Sembari Jualan Bakso dan Siomai

 

Sementara itu, Elisabeth menambahkan bahwa hasil penjualan dari makanan tradisional Indonesia dalam acara bazar ini nantinya akan digunakan untuk kegiatan sosial di Pyongyang.

“Semua hasil penjualan makanan Indonesia tersebut akan disumbangkan kepada PIWA. Kami sangat senang Indonesia yang diwakili oleh DWP dan KBRI bisa ikut menyumbang dalam kegiatan sosial di Pyongyang. Konon kita masuk salah satu penyumbang terbesar," tambah Elisabeth.

Sementara itu, pejabat Diplomasi Publik KBRI Pyongyang, Hanna Andari, mengemukakan bahwa gelaran bazar tahun ini tampak lebih ramai dan meriah dibanding bazar yang sama tahun lalu baik dari segi peserta maupun dari segi pengunjung, di mana bahkan pengunjung dari Kedutaan Besar Rusia di Pyongyang datang ke lokasi bazar dengan menggunakan satu bus besar.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini