Cut Mini Salut terhadap Griya PMI Peduli

Senin 06 Mei 2019 17:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 06 481 2052230 cut-mini-salut-terhadap-griya-pmi-peduli-bZHajiy5ZZ.jpg

Sementara dr. Arina Hidayat mengatakan, bahwa apa yang ia lakukan di bidang kemanusiaan ini, tidak lepas dari pesan orang tuanya agar tidak menjadi dokter yang hanya berorientasi materi. “Dawuh (pesan) dari bapak saya, ketika kamu menjadi dokter kamu jangan jadi dokter yang materilisitis. Jadilah dokter yang berjiwa sosial yang mau membantu, jadi kata kata bapak saya itu yag saya pegang sampai sekarang,” kenang wanita berkacamata ini.

Ketulusan para pengurus Griya PMI Solo ini memang bukan sekedar lip service, setiap harinya dengan penuh kesabaran merawat para penderita gangguan kejiwaan yang mereka ambil dari jalanan. “Kami Di Solo banyak sekali penderita gangguan kejiwaan, kami keliling dan kami bujuk untuk bersedia di bawa ke sini. Kondisi mereka di jalanan sangat memprihatinkan ya, ada yang dalam kondisi kurang makan, penyakit kronis,” jelas Wanto.

Lebih lanjut, Wanto menjelaskan, dengan perawatan intensif yang mereka lakukan tidak sedikit warga griya yang akhirnya pulih kembali kesehatan mentalnya. “Ketika awal berdiri 7 tahun lalu, warga griya hanya 6 orang, sekarang 98 orang. Sempat mencapai lebih dari 100 orang, tapi kami sudah pulangkan ke rumah masing-masing karena mentalnya sudah pulih. Bahkan ada yang pulang ke Palembang dan Kalimantan,” terangnya.

Di Griya PMI Peduli, selain menjalani terapi pengobatan, para ODMK ini juga menjalani terapi untuk mengembalikan ingatan, “Warga di sini, kami berikan terapi pengobatan dan perawatan komprehensif secara medis tetapi jugaterapi komunikasi untuk memulihkan ingatannya. Kalau sudah ingat, kami kemudian contact keluarganya,” jelas dr Arina.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini