Menderita Penyakit Langka, Wanita Ini Nyaris Jadi Perawan Tua

Amanda Rahmadianti Syafira, Jurnalis · Jum'at 10 Mei 2019 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 10 485 2053872 menderita-penyakit-langka-wanita-ini-nyaris-jadi-perawan-tua-SIIeVsVVyn.jpg Sarah Bradley Nyaris Jadi Perawan Seumur Hidup (Foto: Mirror)

SEORANG wanita tidak pernah melakukan hubungan seks alias masih perawan karena dia menderita kondisi langka. Hal itu membuatnya tak bisa hubungan seksual karena rasanya seperti menuangkan asam pada luka terbuka.

Dilansir dari Mirror, Jumat (10/5/2019). Sarah Bradley (25), menderita Localized Provoked Vulvodynia (LPV), sehingga saat dia akan memasukkan tampon akan menimbulkan rasa sakit yang tak tertahankan. Kondisi itu membuatnya masih perawan.

Hingga Maret 2019, kondisi Sarah belum terdiagnosa sama sekali, tetapi sekarang dia akhirnya menerima perawatan medis yang benar untuk membantunya mencapai kehidupan seks yang normal di usianya.

"Rasa sakitnya sangat menyiksa," kata Sarah yang bekerja sebagai asisten kantor di fasilitas UGD di kota kelahirannya Decatur, Illinois, AS.

 

"Ini rasanya seperti terbakar, seperti menuangkan asam pada luka terbuka juga", jelasnya.

Orang dengan LPV memiliki nyeri yang sangat parah di bagian Miss V sehingga sentuhan fisik apapun yang terjadi di area itu terasa mengerikan.

Yang menyedihkan, dokter tidak dapat mendiagnosis kondisi Sarah sampai dia berusia 24 tahun, dan mereka hanya mengatakan bahwa dia hanya menderita kecemasan.

"Saya terus berpikir 'jika saya tenang semuanya akan baik-baik saja' tetapi ternyata tidak membaik," kata Sarah, yang menyadari bahwa dia memiliki masalah pada usia 13, ketika dia mencoba memasukkan tampon untuk pertama kalinya.

 

"Saya memiliki toleransi yang tinggi terhadap rasa sakit, saya berlari 10kilometer dengan cedera  meniskus, bahwa rasa sakit itu tidak seberapa dibandingkan dengan rasa sakit ini."

Hingga Maret tahun ini, dokter selalu memberi tahu Sarah bahwa kondisinya berasal dari kecemasan yang dideritanya. Padahal alasan lain dirinya masih perawan karena menderita penyakit langka.

Syukurlah Sarah akhirnya mengunjungi ginekolog baru pada bulan Maret, yang melakukan pemeriksaan panggul dengan lebih teliti untuk menentukan kondisinya secara akurat bahwa dia menderita LPV.

"Dia harus membiusku untuk melakukan uji karena itu sangat menyakitkan. Bahkan ketika dia mencoba mengambil kapas, sangat ringan seperti sikat jari, itu sangat menyakitkan. Tapi sungguh melegakan akhirnya bisa didiagnosis," jelasnya.

Pada 12 April, Sarah menjalani operasi di Rumah Sakit Decatur Memorial di Illinois untuk menghilangkan rasa nyeri yang sangat tinggi di dalam Miss V.

"Cerita saya tidak biasa, ada orang di luar sana dating ke dokter yang salah yang tidak mendiagnosis mereka dengan benar sehingga mereka tidak mendapatkan bantuan. Saya ingin berbagi pengalaman karena ini merupakan subjek yang tabu, banyak wanita berpikir bahwa rasa sakit mereka normal, atau hanya sesuatu yang harus mereka tangani dengan merilekskan dirinya saja,” jelasnya.

Dia masih dalam pemulihan, tetapi jika operasi itu sukses maka dia akan segera dapat menikmati kehidupan seks seperti manusia biasa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini