nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berapa Kali Kita Harus BAB dalam Sehari?

Nur Anisa Putri, Jurnalis · Sabtu 11 Mei 2019 17:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 11 481 2054409 berapa-kali-kita-harus-bab-dalam-sehari-BjhkpQG6hB.jpg Ilustrasi (Foto: Everydayhealth)

Buang Air Besar (BAB) yang tidak lancar dapat mengganggu kesehatan Anda. Maka dari itu, BAB yang teratur memungkinkan tubuh untuk membersihkan kotoran dan bakteri, juga tentunya menjaga pencernaan Anda tetap sehat. Faktanya, frekuensi BAB bisa menjadi salah satu indikator terbaik kesehatan Anda secara keseluruhan dan mendeteksi sensitivitas makanan atau infeksi yang perlu ditangani.

Jadi sebenarnya seberapa sering kita harus BAB? Jawaban atas pertanyaan ini akan sedikit berbeda untuk setiap individu. "Setiap orang setidaknya harus BAB satu kali dalam hari. Namun, hingga tiga kali dalam sehari juga dianggap normal," jelas Vincent Pedre, M.D., spesialis kesehatan usus integratif dan anggota kolektif mbg Collective, dikutip dari Mindbodygreen, Sabtu (11/5/2019).

Walaupun BAB tiga kali dalam sehari dianggap normal, masih banyak yang mengatakan kalau hal tersebut belum optimal. Bagi mereka yang tidak memiliki masalah kesehatan yang cukup serius akan merasa tidak nyaman dengan hal ini. Jadi pada intinya setiap dari individulah yang menentukan kisaran ideal BAB mereka, yang terpenting adalah satu sampai tiga kali per hari.

 

Jika Anda terlalu sering BAB atau merasa ada yang aneh dengan rutinitas BAB Anda yang biasanya normal, mungkin ada sejumlah faktor yang menjadi penyebabnya, dan beberapa tidak berbahaya. Salah satunya adalah fluktuasi hormon sebelum dan selama menstruasi, yang menyebabkan diare (dipicu oleh peningkatan prostaglandin) atau sembelit (dipicu oleh peningkatan progesteron), yang biasanya akan sembuh dalam beberapa hari. Penyebab lain dari pergerakan usus yang aneh mungkin merupakan indikator bahwa Anda perlu melakukan beberapa perubahan pola makan dan gaya hidup.

Nah, jika Anda memiliki kesulitan untuk BAB, kemungkinan besar Anda menderita sembelit. Ini disebabkan oleh dehidrasi dan diet rendah serat, dan bagi wanita yang dominan estrogen atau pil KB kemungkinan disebabkan oleh kelebihan estrogen.

Lalu bagaimana solusinya? Perubahan sederhana seperti minum lebih banyak air, meningkatkan asupan serat dari sumber-sumber seperti sayuran berdaun hijau, mengambil probiotik dengan Bifidobacterium (atau probiotik berbasis spora), dan melakukan latihan kardio secara teratur dapat mengurangi sembelit dan membuat tubuh menjadi lebih seimbang.

Olahraga dan penurunan berat badan mungkin sangat penting bagi wanita karena dapat membantu menurunkan kadar estrogen dalam tubuh. Jika masih merasa kesulitan, pertimbangkan suplemen magnesium sitrat yang memiliki efek osmotik, menjadikannya bentuk magnesium terbaik untuk konstipasi.

Jika Anda merasa rutinitas BAB belum berjalan dengan baik, meskipun sudah melakukan berbagai tips seperti yang sudah di sarankan, maka segera kunjungi dokter yang dapat membantu Anda untuk menentukan penyebab dan tindakan yang tepat.

(tam)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini