nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pernikahan Pakai Adat Batak Mahal, Apa Sebabnya?

Amanda Rahma, Jurnalis · Minggu 12 Mei 2019 13:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 12 612 2054669 pernikahan-pakai-adat-batak-mahal-apa-sebabnya-kBxxKdC8Hf.jpg Pernikahan Adat Batak. (Foto: Instagram)

INDONESIA memang memiliki banyak tradisi pernikahan, dengan banyak aturan di dalamnya. Salah satu tradisi yang ada adalah memberikan seserahan kepada pihak keluarga pria ke pihak keluarga wanita.

Bukan hanya syarat sah dalam suatu proses pernikahan, seserahan atau mahar ini juga bisa menjadi lambang kesungguhan dari sang pria untuk menikahi pasangannya.

Salah satu suku di Indonesia yang memiliki tradisi mahar yang cukup besar adalah suku Batak. Pernikahan adat Batak memang memerlukan banyak biaya besar, mulai dari mahar hingga pesta pernikahan.

Seperti apa sih dereten acara yang harus dilalui oleh para calon pengantin yang menggunakan adat Batak? Berikut Okezone rangkumkan.

Baca Juga: Air putih dan Teh Manis Kurang Baik Dikonsumsi saat Berbuka Puasa? Alasannya Mengejutkan


Sinamot

Sinamot dalam bahasa Batak itu berarti uang mahar, yang berarti sejumlah uang yang akan diberikan oleh pihak pria kepada pihak wanita. Bias any penyerahan sinamot ini dilakukan seblum dilaksanakannya acara Martumpol atau kata lainnya bertunangan.

Tradisi ini juga sering diartian dengan tradisi ‘membeli’ si wanita dari pihak keluarganya. Biasnya besaran uang sinamot ditentukan oleh tingkat pendidikan sang wanita, status rupa (makin cantik calonnya, makin mahal juga biaya sinamotny), dan yang unik adalah jarak tempat tinggal sang pria denganwanita juga menjadi salah satu faktornya.

Seserahan Kain Ulos

Salain meyediakan uang sinamot sebagai seserahan yang akan diberikan kepada pihak wanita, pria yang akan menikahi wanita Batak juga harus menyediakan kain ulos.

Kain tersebut merupakan kain yang berasal langsung dari daerah Batak tersebut biasanya memiliki harga yang bisa mencapai puluhan juta tergantung dari detai sebuah ulos. Kain ulos yang dipakai pihak keluarga saat acara pernikahan pun memiliki tingkatan, yang melambangkan status keluarga.

Penyelenggaraan pernikahan

Biaya yang harus dikeluarkan lagi oleh pria yang ingin menikahi orang Batak adalah biaya untuk menyelenggrakan pernikahan, ini adalah kegiatan yang biasa dilakukan oleh semua suku saat menjelang penikahan.

Namun yang membuat pria menguras kantongnya lagi yaitu bila ada upacara khusus lainnya lagi.

Contohnya pernikahan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu. Karena Kahiyang Ayu berasal dari suku lain bukan dari suku Batak asli ini harus diadakan lagi ritual tambahan untuk pemberian marga.

Sehingga ada biaya tambahan lagi yang harus dikeluarkan untuk pesta pemberian marga ini. Lantas tidak heran bahwa pesta pernikahan suku Batak ada yang berlangsung berhari-hari.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini