nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Madu Lebah Hutan, Senjata Pria Hadapi Loyo Disfungsi Ereksi

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 23:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 13 485 2055207 madu-lebah-hutan-senjata-pria-hadapi-loyo-disfungsi-ereksi-NpyaUNyawg.jpg Ilustrasi Madu. (Foto: 1Zoom)

MADU memang memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan kebugaran tubuh sangatlah besar dan kemampuan berhubngan seks. Bahkan sebagian ilmuwan percaya bahwa madu tersebut menjadi golongan afrosidiak.

Dilansir Dailymail, madu dikaitkan erat dengan cinta dan seks dalam buku Kama Sutra. Pada pernikahan tradisional India, pengantin laki-laki sering ditawari madu untuk meningkatkan staminanya.

Saat malam pertama, staminanya langsung greng saat mengonsumsi madu setiap hari. Sebabnya, madu mengandung banyak nutrisi alami serta antioksidan yang tinggi.

Baca Juga: Tradisi Unik Menikah Perempuan Lamongan, Padang Rasa Jawa

Di samping itu, fungsinya dapat meningkatkan produksi sperma yang berkualitas. Anda pun jadi tak gampang loyo di ranjang saat konsumsi madu.

Memang, ada jenis madu yang punya khasiat melimpah berasal dari lebah yang mengumpulkan nektar dari bunga afrodisiak, seperti melati, anggrek atau marjoram. Itu semua konon merupakan bunga favorit para dewi cinta Yunani, Aphrodite.

Tapi, madu lebah yang asli sangat sulit dicari di pasaran, padahal khasiatnya begitu melimpah. Pemerintah pun membuat breeding center untuk memproduksi madu tersebut.

Baca Juga: Viral Foto Bocah Menikah dengan Perempuan Dewasa, Ternyata Ini Faktanya!

Breeding center lebah tersebut dikombinasikan dengan pengembangan teknologi produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), yang mana lahannya memanfaatkan sebagian hutan di beberapa wilayah Indonesia. Di lahan milik Perhutani ini bisa menghasilkan lebah tanpa sengat.

Direktur Utama Perum Perhutani Denaldy mengatakan, langkah ini merupakan optimalisasi dalam pemanfaatan kawasan hutan. Selain itu, memberikan alternatif kesempatan usaha bagi masyarakat sekitar hutan, serta mendorong komersialisasi produk turunan hasil perlebahan.

"Aspek ini menjadi salah satu fokus dalam meningkatkan pendapatan dan pemberdayaan masyarakat di bidang lingkungan. Dengan didasari penerapan tata kelola perusahaan yang baik, apalagi di era revolusi industri 4.0," ucap Denaldy lewat siaran pers yang diterima Okezone.

Lokasi breeding center tersebut sementara memanfaatkan lahan di wilayah kerja Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten. Namun ke depan, seluruh Indonesia bisa memanfaatkan solusi ini dengan baik, sehingga bisa menghasilkan banyak madu hutan alami. 

Direktur CV Nutrima Sehatalami Mahani menambahkan, hasil dari HHBK tersebut biasanya berupa pengolahan herbal, perdagangan besar obat tradisional, farmasi, kosmetik, hingga industri makanan.

Itu semua jadi bahan dasar pembuatan madu, propolism dan bee pollen yang berkualitas. Pastinya ketika hasilnya bagus, manfaat untuk kesehatannya bisa dirasakan seseorang. "Bahan baku lebah tersebut produk akhir atau produk turunan yang bernilai ekonomi lebih tinggi, serta memasarkannya hingga dapat dinikmati konsumen," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini