nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada, Kenali Beda Gejala Cacar Monyet dan Cacar Air!

Wisnu Kurniawan , Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 13:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 14 481 2055465 waspada-kenali-beda-gejala-cacar-monyet-dan-cacar-air-RZs5Ge0IwV.jpg Kenali beda gejala cacar monyet dan cacar air (Foto : Webmd)

Masyarakat Indonesia tengah dihebohkan dengan pemberitaan penyakit cacar monyet di Singapura. Penyakit tersebut terbawa oleh warga negara Nigeria berusia 38 tahun yang datang ke Singapura 28 April. Dia terbukti positif mengidap cacar monyet pada 8 Mei.

Pemerintah Indonesia pun telah siap siaga mencegah masuknya penyakit cacar monyet dari Singapura. Selama ini, Indonesia lebih familiar dengan cacar air dibanding cacar monyet. Gejalanya kedua penyakit ini pun berbeda, ada baiknya kita mengenali sebagai langkah antisipasi.

DIlansir dari Who.int dan alodokter, kenali bedanya gejala yang ditimbulkan oleh cacar air dan cacar monyet : 

Gejala Cacar air ditandai dengan :

- Pada awalnya biasa ditandai dengan adanya demam, pusing, lemas, nyeri tenggorokkan, selera makan menurun dan Ruam merah yang biasanya berawal dari perut, punggung atau wajah. Ruam tersebut berwarna merah kecil dan berisi cairan. Kemunculan ruam ini terjadi secara bertahap dan bertambah banyak selama 2 hingga 4 hari.

- Perkembangan munculnya ruam cacar air dalam tubuh tidak berlangsung dalam waktu yang bersamaan. Ruam baru bermunculan secara terus menerus jika infeksi masih terjadi. Ruam merah akan hilang sepenuhnya dalam waktu 14 hari.

- Penderita cacar air juga hrus memperhatikan tanda-tanda terjadinya komplikasi, diantaranya :

· Ruam menyebar pada satu atau kedua belah mata

· Warna ruam menjadi sangat merah dan hangat, yang menunjukkan terjadi infeksi bakteri sekunder

· Ruam diikuti keluhan pusing, disorientasi, detak jantung yang cepat, napas pendek, muntah, batuk, atau demam melebihi 39 derajat Celsius.

kenali beda gejala cacar air dan cacar monyet

Gejala cacar monyet terdiri dari dua fase :

- Periode invasi (0-5 hari) ditandai dengan demam, sakit kepala hebat, limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening), nyeri punggung, nyeri otot dan kekurangan energi dalam tubuh.

- Periode erupsi kulit (dalam 1-3 hari setelah munculnya demam). Ruam merah akan sering muncul dimulai dari wajah, lalu menyebar di tempat lain di dalam tubuh. Wajah hampir 95 persen paling sering terjadi dan telapak tangan, kaki 75 persen. Evolusi ruam dari virus ke vesikel (yang berisi cairan kecil), pastula, diikuti oleh kerak terjadi dalam waktu sekitar 10 hari. Tiga minggu mungkin diperlukan sebelum lenyapnya kulit.

- Dalam beberapa pasien terkadang mengalami pembengkakan kelenjar getah bening sebelum munculnya ruam, yang merupakan ciri khas dari monkeypox atau cacar monyet.

Itulah beberapa gejala yang muncul dari penyakit cacar air dan cacar monyet pada umumnya. Alangkah lebih baik kita mengenali gejala dan mencegahnya supaya tidak terkena penyakit tersebut.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini