nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Cara Tetap Berenergi saat Puasa Meski Kurang Tidur

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 21:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 14 481 2055725 6-cara-tetap-berenergi-saat-puasa-meski-kurang-tidur-pTNJCCJCDo.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Selama bulan Ramadan pola tidur otomatis berubah. Bahkan tak menutup kemungkinan waktu tidur menjadi berkurang. Hal ini mungkin membuat puasa menjadi semakin berat karena sepanjang hari tubuh tidak mendapatkan sumber energi sementara kurang tidur menyebabkan kelelahan.

Beruntung ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kurang tidur agar tubuh tetap berenergi saat puasa. Berikut ulasannya seperti yang Okezone rangkum dari Mirror, Selasa (14/5/2019):

Jangan minum kopi

Beberapa orang memiliki kebiasaan untuk minum kopi di pagi hari. Kebiasan itu biasanya tetap dilakukan pada waktu sahur. Bagi mereka yang kurang tidur tidak disarankan meminum kopi. Kopi memang bisa menaikkan energi secara singkat tapi tak berapa lama rasa lelah datang kembali.

 Perempuan memegang cangkir kopi

Berjalan di luar ruangan

Cahaya alami dari matahari akan membantu membangunkan tubuh. Cobalah berjalan-jalan di luar ruangan sehingga membuat tubuh menerima sinyal secara otomatis otak menerima sinyal untuk terjaga. Sebuah penelitian mengungkapkan sinar matahari dapat mengurangi rasa kantuk.

Makan dengan baik

Saat kurang tidur, tubuh cenderung menginginkan sesuatu yang manis seperti gula dan karbohidrat. Bila dituruti, hal tersebut akan menyebabkan lonjakan energi dalam waktu singkat tapi cepat juga menurunnya. Pilihlah makanan seperti gandum, protein, buah, dan sayuran saat sahur atau berbuka untuk membuat tubuh lebih bergairah.

Lakukan aktivitas dari yang paling sulit

Kurang tidur menyebabkan tubuh menjadi lelah dan menimbulkan kantuk. Semakin lama beraktivitas, dorongan rasa kantuk dan lelah semakin kuat. Otomatis kondisi itu membuat produktivitas menurun. Oleh karenanya, kerjakanlah sesuatu yang sulit terlebih dahulu karena otak masih mampu bekerja dengan baik dan berkonsentrasi.

 Olahraga bersama keluarga

Beristirahat sejenak

Meskipun kerjaan menumpuk, seseorang yang kurang tidur tetap membutuhkan waktu untuk beristirahat. Sediakan waktu 10-20 menit di sore hari untuk memejamkan mata dan membiarkan pikiran berkeliaran. Tapi ingat, waktu tersebut bukan digunakan untuk tidur.

Terus bergerak

Jika tubuh merasa lesu saat puasa, mulailah berjalan cepat untuk membangunkan tubuh. Kegiatan ini bisa dilakukan saja termasuk di sela-sela pekerjaan.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini