Share

Penampakan Hantu Sir John Trevor di Puri Abad ke-17

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 14 612 2055346 penampakan-hantu-sir-john-trevor-di-puri-abad-ke-17-M0iK9Dntoj.jpg Penampakan Hantu (Foto: Dailystar)

TAK bisa dipungkiri bahwa manusia hidup berdampingan dengan makhluk tak kasat mata alias hantu. Seringkali hantu hadir dan bahkan menampakkan dirinya di hadapan manusia. Selain itu mereka juga bisa mengeluarkan suara atau bunyi-bunyian yang bertujuan untuk menakut-nakuti setiap manusia.

Salah satu orang beruntung yang berhasil mengambil gambar sosok penampakan hantu adalah Paul Rowland. Dengan penuh keberanian ia mengambil sebuah gambar di kamar Regency of Plas Teg. Sebagaimana diketahui, tempat angker ini adalah sebuah puri abad ke-17 yang diyakini sebagai salah satu tempat paling berhantu di Wales.

Penampakan hantu di Regency of Plas Teg

Kabarnya ini adalah ruangan yang ditinggali oleh sang pembangun rumah, Sir John Trevor yang bertugas selama pemerintahan Charles I. Paul sendiri menggunakan sistem pencahayaan ultraviolet blue pulse yang diletakkan khusus di atas kameranya.

Paul mengatakan bahwa gadget tersebut sengaja dirancang untuk memancarkan cahaya pada frekuensi yang berbeda-beda dan terkadang menjadi harmoni dengan hantu atau roh yang mengungkapkan gambar mereka.

Terbukti dalam sebuah foto yang diambil hanya dalam waktu beberapa detik, sesuatu yang menyerupai wajah pun muncul sebelum menghilang lagi beberapa saat kemudian.

“Ceritanya adalah bahwa istrinya terbunuh dalam keadaan misterius dan sang suami mengendarai kuda sebelum terjebak di sekitar taman Plas Teg dengan kecepatan tinggi hingga terlempar. Saya rasa dia kehilangan akal sehatnya tapi dia butuh waktu yang lama untuk mati sebagai akibat dari kecelakaan itu,” terang Paul, sebagaimana dilansir dari Daily Star, Selasa (14/5/2019).

Lebih lanjut Paul mengatakan bahwa kamar tersebut menjadi tempat terakhir dimana ia terbaring meninggal. Ia membutuhkan waktu sekira satu bulan hingga mengembuskan napas terakhirnya.

Paul yang tinggal berdekatan dengan Plas Teg mengatakan bahwa dirinya merasakan kehadiran sosok mistis dalam ruangan tersebut. Meski demikian, ia sama sekali tidak dapat melihatnya dengan mata telanjang sebelum ia mengambil gambar dengan kameranya.

“Dari semua investigasi selama bertahun-tahun, saya tidak ragu bahwa hantu itu ada. Mereka tidak ada di sekitar kita sepanjang waktu terdapat banyak hantu di sekitar kita. Saya percaya mereka biasanya menghantui sebuah bangunan karena alasan tertentu yang disebabkan oleh hilangnya nyawa mereka melalui tragedi atau hanya karena mereka ingin menyampaikan pesan,” tuntasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini