nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buat Orangtua Zaman Now, Handphone Jadi Pengganti Baby Sitter Anak

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 10:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 16 196 2056326 buat-orangtua-zaman-now-handphone-sudah-jadi-pengganti-baby-sitter-4KAIqcThSY.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KEHADIRAN teknologi seperti ponsel pintar tidak bisa kemudian dibantah. Bagaimana pun, generasi terus berkembang dan teknologi ikut di dalamnya. Lalu bagaimana kita membesarkan anak di tengah arus teknologi ini?

Menjadi persoalan sekarang adalah ketika anak dan ponsel seperti dua hal yang tak bisa terpisah. Si anak sudah menganggap ponsel atau gadget yang diberikan orangtuanya itu adalah sahabat terbaiknya. Ke manapun harus di mana saja.

Cara ini ternyata secara tidak sadar banyak juga diterapkan orangtua modern. Supaya si anak anteng saat makan, ibu atau ayah memberikan ponsel ke si anak. Makannya selesai, si anak kenyang, tapi ternyata dampak jangka panjangnya terasa ke anak, bikin dia jadi ketergantungan!

Baca Juga: Kelewat Kreatif, Warung Ayam Geprek di Malang Bikin Netizen Emosi
Anak bermain gadget saat makan, boleh ga sih?

Menurut Peneliti Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) banyak orangtua sekarang yang menggunakan ponsel pintar sebagai 'baby sitting tools' atau pengganti pengasuh pada si anak.

"Ponsel ini jadi punya peran sebagai baby sitter-nya si anak. Ini adalah ujian bagi orangtua modern supaya tidak terjebak dalam situasi seperti itu," katanya pada Okezone.

Aulia melanjutkan, kebiasaan ini juga bisa muncul karena orangtua sok sibuk dengan pekerjaannya. Jadi, berangkat kerja belum lihat anak, pulang kerja hanya bisa lihat anak tidur. Orangtua tidak punya quality time yang baik dengan anak, sehingga saat momen bertemu bersama, ada gap dan ponsel menjadi jembatan di antara keduanya.

Baca Juga: Intip Gaya Busana 5 Artis Nyaleg yang Lolos ke Senayan

berangkat kerja belum lihat anak, pulang kerja hanya bisa lihat anak tidur

Ditegaska Aulia, hal ini harus menjadi refleksi para orangtua urban supaya tidak berada dalam lingkaran setan ini. Ketika si anak sudah ketergantungan dengan ponsel, maka yang bisa dilakukan adalah meminimalisir efek ketergantungannya tersebut.

Dia coba menyarankan untuk memindahkan akses media untuk melihat video kegemaran si anak. Jadi, dari yang dulunya di ponsel cerdas, menjadi ke televisi.

"Nah, sebagai bentuk pengawasan dan kontrol, orangtua bisa tetap memperlihatkan video kesukaan si anak tapi bukan di ponsel tapi di televisi. Cara ini dianggap mampu menyingkirkan ketergantungan anak pada ponsel," tambahnya.

Cara ini pun ternyata sudah diterapkan Aulia sendiri ke anak tetangganya. Jadi, dia sadar kalau si anak itu rewel dan cenderung nakal. Saat si anak rewel, maka bukan ponsel yang diberikan, tapi si anak diajak ke ruang keluarga dan menonton tv yang adalah channel Youtube kesukaan si anak.

"Selain kita sebagai orang dewasa atau pun dalam kasus ini orangtua mengawasi, tapi juga punya peran untuk mereduksi informasi dan ini membiasakan si anak tidak menggenggam ponsel," ujar Aulia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini