nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Makan Pepaya saat Hamil Bikin Keguguran, Mitos Atau Fakta?

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 13:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 16 481 2056437 makan-pepaya-saat-hamil-bikin-keguguran-mitos-atau-fakta-tMFiI5o4jS.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BUAH-buahan adalah salah satu unsur penting dalam pola makan ibu hamil karena kaya akan vitamin, mineral, serat, dan folat. Buah-buahan pun sangat disarankan untuk ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan gizi.

Akan tetapi, tidak sedikit yang beranggapan bahwa jenis buah tertentu seperti pepaya sebaiknya dihindari saat hamil karena dapat membahayakan janin. Lantas, apakah makan pepaya saat hamil memang tidak diperbolehkan? Ini jawabannya.

Boleh atau tidaknya ibu hamil mengonsumsi pepaya ternyata tergantung dengan tingkat kematangannya. Seperti kebanyakan buah, pepaya memerlukan waktu sejak berbuah hingga benar-benar matang dan dapat dikonsumsi.

Baca Juga: Bicara Soal Seks, Orang yang Lahir Bulan Juni Paling Nakal Lho!


Ibu hamil dilarang makan paya mentah, biar gak keguguran

Pepaya matang tampak berwarna jingga kekuningan, sedangkan pepaya mentah memiliki kulit berwarna hijau dengan daging buah berwarna putih gading.


Pepaya matang merupakan sumber kolin, beta-karoten, folat, serat, kalium serta berbagai macam vitamin yang dibutuhkan ibu hamil.

Beragam kandungan ini tidak terdapat pada pepaya yang belum matang. Kandungan terbanyak pada pepaya mentah adalah getah dan enzim papain yang dapat memecah protein menjadi peptida serta asam amino.

Larangan makan pepaya saat hamil tidak berlaku pada buah yang sudah matang. Justru, yang harus Anda hindari adalah getah pada pepaya mentah.

Ini disebabkan karena getah pepaya mentah dapat menimbulkan efek berikut, merangsang kontraksi otot dinding rahim sehingga mengakibatkan persalinan dini, memicu reaksi alergi yang berbahaya pada ibu hamil.

Selain itu, tubuh Anda bisa keliru mengenali enzim papain sebagai hormon prostaglandin yang merangsang persalinan. Getah pepaya juga dapat melemahkan lapisan membran pelindung janin.

Baca Juga: Buat Orangtua Zaman Now, Handphone Jadi Pengganti Baby Sitter Anak
Tubuh Anda bisa keliru mengenali enzim papain sebagai hormon prostaglandin yang merangsang persalinan

Sebuah penelitian turut menunjukkan bahwa enzim papain dalam jumlah besar disinyalir dapat menyebabkan keracunan pada janin dan kecacatan bayi saat lahir. Meski demikian, penelitian tersebut baru dilakukan terhadap hewan dan masih perlu dikaji lebih lanjut.

Getah dan enzim papain memang berbahaya bagi kesehatan janin, tapi konsumsi pepaya matang dan tidak banyak justru bermanfaat bagi ibu hamil.

Tapi, memakan pepaya matang bisa mendatangkan sejumlah manfaat, seperti melancarkan pencernaan ibu hamil. Kandungan beta-karoten pada pepaya matang adalah sumber antioksidan yang dapat meredakan heartburn dan mengurangi risiko sembelit.

Mencegah morning sickness, atau rasa mual pada pagi hari, memelihara sistem kekebalan tubuh. Vitamin dan antioksidan adalah dua komponen yang ampuh meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus mencegah penyakit akibat infeksi.

Selain itu, meningkatkan kadar hemoglobin. Jika jumlahnya rendah, ibu hamil dapat mengalami anemia. Mencegah dehidrasi karena tingginya kadar air dalam pepaya.

Memberikan energi dari kandungan gula dan kalori yang terdapat dalam pepaya. Kecukupan energi adalah faktor penting untuk mencegah kelelahan pada ibu hamil dan mengurangi risiko komplikasi kehamilan serta berbagai penyakit lainnya.

Anda boleh saja makan pepaya saat hamil asalkan pepaya tersebut benar-benar matang

Anda boleh saja makan pepaya saat hamil asalkan pepaya tersebut benar-benar matang dan tidak lagi banyak mengandung getah. Namun, berhati-hatilah saat mengonsumsi pepaya bila Anda sebelumnya pernah mengalami keguguran atau persalinan prematur. Jangan pula mengosumsinya secara berlebihan.

Bila Anda memiliki kekhawatiran terkait bahan makanan tertentu selama masa kehamilan, jangan ragu untuk bertanya pada dokter. Konsultasikan pula masalah kesehatan yang Anda alami setelah mengonsumsi buah-buahan maupun makanan lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini