nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Jitu Menghadapi Pertanyaan 'Kok Belum Punya Anak?'

Tiara Putri, Jurnalis · Minggu 19 Mei 2019 08:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 17 196 2057170 cara-jitu-menghadapi-pertanyaan-kok-belum-punya-anak-OKKxG7dalc.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Tak sedikit pasangan suami istri yang telah lama menikah namun masih mendambakan kehadiran anak di tengah keluarga. Bagi beberapa pasangan yang berada dalam kondisi tersebut dan sekian tahun belum dikaruniai momongan terkadang bisa menjadi beban tersendiri. Belum lagi dengan adanya pertanyaan-pertanyaan seperti ‘Kok belum punya anak?’ dan ‘Kapan hamil’ saat bertemu orang lain dalam sebuah kesempatan.

Pertanyaan tentang anak itu memang bisa membuat telinga panas bahkan hingga ke hati. Terlebih jika pertanyaan datang dari orang-orang yang tidak terlalu dekat atau baru mengenal. Bila ada di antara Anda yang memiliki pengalaman serupa dan kemungkinan masih akan mendapatkan pertanyaan yang sama di lain waktu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

Menurut psikolog klinis dewasa Arrundina Puspita Dewi, M.Psi, untuk menyikapi pertanyaan seperti itu, cukup membalasnya dengan senyuman. Kemudian jawab, “Doakan secepatnya ya".” Namun yang perlu diingat, tidak ada jawaban yang benar untuk pertanyaan tersebut. Masing-masing orang memiliki cara tersendiri.

Satu yang pasti pertanyaan seperti itu tidak bisa dicegah maupun dihindari. Hal ini dikarenakan pada dasarnya setiap orang selalu penasaran terhadap orang lain dan ingin membandingkan diri dengan orang lain.

 Infografis

“Lebih baik tampilkan diri dengan tenang dan jangan terpancing emosi,” tutur Arrundina saat dihubungi Okezone melalui pesan singkat belum lama ini.

Menurutnya, jika pertanyaan dirasa sudah cukup mengganggu, maka langkah yang bisa diambil adalah menjadikan lawan bicara sebagai subyek pembicaraan. Caranya dengan mengajukan pertanyaan untuk mengalihkan pembicaraan. Kembali lagi, hal yang terpenting tetap harus tenang dan pintar-pintar mencari topik pembicaraan lain.

“Pokoknya ‘kasih panggung’ ke lawan bicara biar dia teralihkan untuk bertanya tentang kita. Dia bisa merasa lebih asyik embicarakan dirinya sendiri,” jelas Arrundina.

Di sisi lain, jika pertanyaan “Kok belum punya anak?” atau “Kapan hamil?” sudah pada tahap memancing emosi, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengatur napas sampai merasa tenang. Tanamkan dalam pikiran sambil mengucapkan ke diri sendiri bila belum punya anak bukan merupakan suatu kegagalan. Sebab masih ada pencapaian lain yang bisa diraih.

Selain itu, ubah cara berpikir dan anggap pertanyaan dari orang lain merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap diri sendiri. Pertanyaan mereka adalah suatu cara untuk mengetahui kehidupan kita lebih dalam dan bukan sebagai bentuk serangan karena ingin membandingkan atau meremehkan.

“Kalaupun memang ternyata lawan bicara ingin membandingkan diri dengan kata-kata ‘Dulu seumuran kamu, saya sudah punya anak’, anggaplah orang tersebut ingin dianggap pencapaiannya lebih baik. Oleh karenanya jawab saja dengan memuji dan tanya kebahagiaan yang dirasakannya setelah punya anak. Dengan begitu subyek pembicaraan pun akan berganti ke lawan bicara,” pungkas Arrundina.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini