nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Program Hamil Inseminasi, Seberapa Cepat Hasilnya?

Wisnu Kurniawan , Jurnalis · Sabtu 18 Mei 2019 12:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 18 481 2057314 mengenal-program-hamil-inseminasi-seberapa-cepat-hasilnya-zGbGqhCDQ7.jpg Program hamil inseminasi (Foto: Instagram)

BANYAK pasangan yang belum dikaruniai anak berusaha untuk melakukan program hamil. Salah satu yang sering dilakukan adalah inseminasi.

Program hamil untuk pasutri ini merupakan suatu usaha untuk mempercepat kehamilan dengan cara menyuntikkan sperma yang telah diproses secara benar di dalam rahim, pada waktu yang tepat dan masa subur. Untuk melakukan inseminasi diperlukan beberapa syarat.

Dilansir dari akun youtube Ivanderutama, dia menjelaskan syarat untuk melakukan inseminasi. Ada beberapa syarat yang harus terpenuhi, salah satunya adalah komponen sperma jumlahnya harus cukup sebelum melakukan inseminasi

 

Untuk syarat yang kedua mengenai si calon ibu sendiri, Selama sang ibu memiliki saluran telur yang baik maka inseminasi bisa dilakukan. Namun, banyak orang yang salah persepsi tentang inseminasi. Inseminasi tidak bisa dilakukan pada semua pasangan. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan awal untuk melihat apakah inseminasi bisa dilakukan atau tidak.

 

Usia yang masih muda tidak menjadi jaminan untuk hamil melalui program inseminasi. Karena kemungkinan untuk hamil dengan inseminasi keberhasilannya 10-15 %. Inseminasi hanya boleh dicoba selama 3 kali. Itu juga tergantung dari umur pasien.

Jika umur pasien sudah tua, inseminasi hanya dilakukan 1-2 kali. Inseminasi tidak boleh dicoba sampai 4 kali. Karena ketika dicoba ke empat kalinya, peluang keberhasilan hamil akan turun menjadi 7-6 %. Maka dari itu, kalau sudah melakukan inseminasi lebih dari tiga kali tidak patut dilanjutkan.

Selain itu, melansir dari ivansini.com yang menjelaskan bagaimana proses inseminasi. Program inseminasi biasanya dilakukan oleh pasangan yang memiliki masalah sperma ringan. Inseminasi dimulai dengan proses pematangan sel telur dengan pemberian obat baik yang diminum maupun suntikan hormon.

Pemantauan telur umumnya dilakukan melalui USG Transvaginal. Terkadang tes hormon untuk menentukan kematangan sel telur perlu dilakukan, pada saat sel telur sudah mencapai ukuran yang pas dan ideal. Pasien juga diminta untuk melakukan penyuntikan obat pemecah telur. Setelah dua hari, Inseminasi bisa dilakukan.

Untuk melakukan program inseminasi, biaya yang dikeluarkan berkisar Rp 2 juta untuk sekali inseminasi. Itupun diluar dari obat dan pemeriksaan. Maka dari itu, pasien diharapkan mempersiapkan biaya sekira Rp 5 juta untuk program hamil seperti inseminasi.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini