nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aksi Janda Asal Karawang Jual Ginjal di Bundaran HI, Ini Tanggapan Wabup Karawang

Dinno Baskoro, Jurnalis · Sabtu 18 Mei 2019 14:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 18 612 2057344 aksi-janda-asal-karawang-jual-ginjal-di-bundaran-hi-ini-tanggapan-wabup-karawang-JG4QJRkYCF.jpg Ilustrasi Janda Karawang Jual ginjal (Foto: Hindustantimes)

AKSI perempuan paruhbaya yang mengaku sebagai warga Karawang nekat jual ginjal di bundaran HI, Jakarta, Jumat 17 Mei 2019 menyita perhatian publik. Kepada Okezone, Ida Farida, yang merupakan seorang janda mengaku terpaksa ingin menjual ginjalnya untuk keperluan modal usaha anaknya.

Ida Farida juga mengaku pernah mendatangi Rumah Dinas Wakil Bupati Karawang untuk mengeluhkan beban hidupnya tersebut. Bukannya mendapatkan bantuan, Ida Farida mengaku sempat diusir security. Bahkan Ida Farida mengaku pernah mendatangi Dinas Sosial Karawang. Namun upayanya tersebut berbuah nihil.

Disinggung mengenai persoalan ini, Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) memberikan klarifikasi. Menurut Kang Jimmy, berita ini harus diluruskan, karena menyangkut nama baik pribadinya dan 'marwah' Pemkab Karawang.

"Pertama, saya tidak tahu ini masuk berita fitnah, bikin sensasi atau fakta yang sebenarnya. Karena setelah saya tanya ke security, gak pernah ada tamu ke rumah dinas yang datang mau jual ginjal," tutur Kang Jimmy.

Kedua, sambung Kang Jimmy, pemberitaan ini turut menyangkut masalah 'prinsip' di dalam kehidupannya sebagai masyarakat sosial, terlebih sebagai pejabat negara.

"Bagi saya ini prinsip dan karakter watak saya, jangankan manusia, kucing saja saya suruh masuk dan dirawat ketika masuk ke RDWB (Rumah Dinas Wakil Bupati). Apalagi ini masyarakat Karawang yang memang sepenuhnya jadi tanggungjawab akherat saya," timpal Kang Jimmy.

"Ketiga kembali saya tegaskan jika pemberitaan tersebut perlu saya luruskan. Karena ini menyangkut nama baik saya pribadi ataupun wibawa Pemkab Karawang," tandas Kang Jimmy.

Selain memberikan pernyataan klarifikasi, Kang Jimmy juga mengirimkan sebuah video rekaman klarifikasi keempat security yang biasanya berjaga di RDWB. Pesannya sebagai berikut:

"Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh, kami Satpam yang bertugas di rumah dinas wakil bupati Karawang tidak pernah menerima apalagi mengusir tamu ibu-ibu yang menjual ginjal. Demi Allah demi Rasulullah, kami tidak berbohong. Kami sedang berpuasa. Demikian kami sampaikan dengan sebenar-benarnya. Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh," kata security dalam video tersebut.

Dalam pernyataan salah seorang security, RDWB Karawang tidak pernah menerima tamu seorang ibu-ibu yang ingin menjual ginjalnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini