nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tradisi Kwepang, Adopsi Anak yang Bisa Datangkan Rezeki

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 19 Mei 2019 19:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 19 196 2057614 tradisi-kwepang-adopsi-anak-yang-bisa-datangkan-rezeki-Rj0rGqZYhe.jpg Tradisi Kwepang (Foto: Ilustrasi/Pixabay)

ANAK merupakan sebuah anugerah dan karunia dari Tuhan, oleh sebab itu banyak sekali orang yang mengidam-idamkan untuk segera memiliki momongan. Namun, tidak semua keinginan seseorang bisa berjalan lancar, terkadang ada beberapa kendala yang kerap dihadapi salah satunya adalah sulit untuk memiliki keturunan.

Jika sudah seperti ini, biasanya sebuah keluarga akan berusaha mati-matian agar bisa memiliki keturunan. Beberapa diantaranya adalah dengan melakukan terapi, bayi tabung dan berbagai macam cara lainnya. Tapi semua hal tersebut tidak serta merta menjamin keberhasilan untuk memiliki keturunan.

Infografis Selebriti yang lama menanti anak

Sebagian orang percaya, dengan melakukan tradisi angkat anak, maka akan bisa memperlancar sebuah keluarga untuk memiliki keturunan. Namun, apakah ini adalah mitos atau fakta? Memang beberapa orang zaman dahulu percaya bahwa cara ini adalah salah satu alternatif yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Menurut pendapat seorang narasumber yang tidak mau disebutkan namanya, tradisi angkat anak memang memiliki khasiat. Terbukti, keluarganya berhasil mendapatkan momongan. Bukan hanya satu anak, melainkan lima orang anak.

Meski demikian, sang narasumber enggan menyebutkan lebih lanjut apakah hal ini memang karena metode angkat anak yang dilakukan, atau hanya faktor kebetulan semata?

Selain itu dalam tradisi orang Tionghoa, terdapat sebuah budaya yang biasanya disebut dengan Kwepang. Selintas budaya ini mirip dengan tradisi angkat anak yang cenderung lebih universal. Kwepang sendiri bertujuan untuk mengubah jalan hidup seseorang yang dinilai kurang baik.

Caranya cukup mudah, biasanya orangtua kandung akan memberikan anaknya kepada saudara terdekat untuk di Kwepang. Harapannya dengan adanya orang tua baru (Kwepang) maka sang anak akan memperoleh rezeki dan jalan hidup yang lebih baik dibandingkan dengan orangtua aslinya.

“Biasanya Kwepang dilakukan untuk mengubah jalan hidup sang anak yang kurang cocok atau ciong (sial) dengan orangtua kandungnya. Biasanya kalau anak ciong dengan orangtua aslinya, bisa berakibat sering bertengkar, sakit-sakitan, sulit berkembang dan lain-lain. Makanya cara mengatasinya adalah dengan Kwepang,” tutur sang narasumber.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini