nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gaun Menawan Constance Wu di Film Crazy Rich Asians Disumbangkan ke Museum Sejarah Amerika

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 19 Mei 2019 17:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 19 406 2057534 gaun-menawan-constance-wu-di-film-crazy-rich-asians-disumbangkan-ke-museum-sejarah-amerika-B2n5XddcoP.jpg Gaun Rachel Chu di Crazy Rich Asean di Museumkan (Foto: Latimes)

Bagi Anda yang sudah menonton film Crazy Rich Asians tentu masih ingat dengan penampilan Rachel Chu sewaktu menghadiri pernikahan di Singapura. Dalam scene tersebut, tokoh yang diperankan oleh Constance Wu itu mencuri perhatian dengan gaun biru yang dikenakannya. Gaun berbahan tulle itu memang terlihat menawan dengan gaya Yunani dan aksen bunga.

Dirancang oleh desainer yang Mary E. Vogt, gaun tersebut akan disumbangkan oleh brand yang mengeluarkannya yaitu Marchesa ke Smithsonian’s National Museum of American History. Gaun tersebut dianggap bernilai tinggi dan akan bergabung dengan koleksi artefak hiburan. Sebelumnya sudah ada kostum seperti sandal ruby ​​Dorothy dari "The Wizard of Oz" dan kostum pelayan wanita dari "The Handmaid's Tale" karya Hulu. Rencananya gaun akan dipamerkan dalam The Party: A Smithsonian Celebration of Asian Pacific Americans hari Sabtu mendatang.

Saat dihubungi melalui telepon, sutradara film Crazy Rich Asians, Jon M. Chu mengaku sangat senang dengan kesempatan yang diberikan oleh pihak museum untuk mengabadikan suatu bagian dari karyanya. Baginya itu adalah sebuah kehormatan.

“Gaun yang dikenakan oleh Wu menjadi gaun Cinderella untuk orang-orang. Saya ingat ada seorang ibu yang membuatkan gadis kecilnya gaun seperti itu dan dipakai dengan rasa bangga. Gaun itu memang benar-benar menjadi gaun impian bagi banyak orang,” ujar Jon seperti yang Okezone kutip dari Los Angeles Times, Minggu (19/5/2019).

Di sisi lain kurator di Divisi Kebudayaan dan Kehidupan Masyarakat Musem Smithsonian, Theodore S. Gonzalves mengungkapkan alasannya untuk memasukkan gaun tersebut dalam pengadaan karya. "Penggunaan mode film tidak hanya dekoratif atau sekunder. Pakaian yang dikenakan para pemain memainkan peran penting dalam menandai kelas sosial di antara karakter-karakternya, begitu juga dengan gaun Rachel Chu,” jelas Theodore.

Baginya, gaun tersebut membuat kesan mendalam ketika Rachel masuk ke pernikahan kelas atas dan membuat semua mata tertuju padanya. Senada dengan Theodore, direktur Smithsonian's Asian Pacific American Center, Lisa Sasaki alasan dipilihnya gaun untuk mewakili momen kedatangan orang Asia di Amerika. “Ada rasa kedatangan dalam gaun tersebut,” tandasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini