nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berapa Persen Keberhasilan Program Bayi Tabung?

Aris Wardani, Jurnalis · Minggu 19 Mei 2019 13:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 19 481 2057533 berapa-persen-keberhasilan-program-bayi-tabung-slwV5WNr1D.jpg Bayi tabung harapan baru pasutri yang belum memiliki anak (Foto : Emphowered)

Apa itu bayi tabung? mungkin sekilas Anda menduga bahwa ada bayi yang dilahirkan dari dalam tabung, tetapi bukan itu maksudnya.

Bayi tabung adalah proses pembuahan atau fertilisasi yang terjadi di luar sistem reproduksi manusia, yakni dilakukan di laboratorium. Dokter biasanya menggunakan sebuah 'tabung' sebagai medianya dan hasil pembuahan ini kemudian 'ditanam' pada rahim sang ibu.

Saat ini, peluang keberhasilan bayi tabung semakin tinggi, sehingga metode ini layak dicoba oleh pasangan yang sulit mendapatkan keturunan. Bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) menjadi metode reproduksi buatan yang paling efektif. Metode ini semakin populer di Indonesia, terbukti dari tingginya jumlah tindakan bayi tabung yang dijalankan.

Berapa persen keberhasilan dari program bayi tabung?

Pasti Anda akan bertanya bagaimana tingkat keberhasilan dari program bayi tabung tersebut?

Pada tahun 2016, tercatat ada lebih dari 7000 siklus bayi tabung di Indonesia. Dari 6092 siklus baru (fresh), dimana angka keberhasilannya bisa mencapai 28% atau 1701 siklus. Sementara dari 1551 siklus beku (frozen), tingkat keberhasilan hamil mencapai 478 siklus atau sekitar 30%. Angka ini didapat tanpa memperhitungkan faktor usia, masalah infertilitas, dan prosedur bayi tabung yang digunakan.

melahirkan dengan program bayi tabung

Terlihat dari data tersebut, dapat diberikan kesimpulan bahwa peluang keberhasilan bayi tabung mencapai 1:3. Peluang ini semakin meningkat sesuai dari faktor usia yang diperhitungkan. Semakin muda usia, semakin tinggi pula tingka keberhasilan melalui program bayi tabung. Untuk tingkat keberhasilan ialah kelompok usia di bawah 35 tahun mencapai 35,1%, dibandingkan kelompok usia di atas 42 tahun yang hanya mencapai 6,7%.

Selain dari usia ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi seperti tingkat alasan kesuburan, gaya hidup dan riwayat kesuburannya.

Jadi jika Anda ingin memiliki keturunan, namun terkendala oleh beberapa hal yang membuat Anda sulit/tidak bisa hamil, mungkin program bayi tabung ini bisa menjadi solusinya.

Maka harus di persiapkan dari segi fisik, mental, dan pastinya materi sebelum memulainya. Tidak lupa perhatikan juga resiko yang akan terjadi ketika Anda menjalani proses bayi tabung ini disertai berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter spesialis kandungan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini