nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pecahkan Rekor Wanita Terberat di Asia, Kini Tubuh Rajani Langsing

Harisah Chamil, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 23:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 20 481 2058168 pecahkan-rekor-wanita-terberat-di-asia-kini-tubuh-rajani-langsing-UT9MBg84Xb.jpg Pemecah rekor wanita terberat Asia (Foto: Quint Fit)

SEORANG wanita yang berusia 42 tahun, berasal dari India barat mengalami perubahan yang sangat luar biasa pada 2015. Amita Rajani, pernah menjadi pemecah rekor dunia dengan wanita Asia terberat, hingga akhirnya berhasil menjalani operasi penurunan berat badan .

Sebagaimana dilansir dari The Sun, Senin (20/5/2019), ahli bedah Dr. Shashank Shah membantunya untuk melawan tonjolan yang di tubuhnya dengan berbagai serangakain prosedur yang ada. Wanita pemecah rekor ini mengatakan bahwa sebelum seperti sekarang dia hanya bisa berbaring saja, namun saat ini dia bisa mandiri hingga dapat bergerak bebas.

"Saya bisa mengenakan pakaian pilihan saya dan menjalani hidup seperti yang saya inginkan. Saya ingin berterima kasih kepada Dr. Shah karena telah membantu saya mengurangi berat badan," ujar Rajani .

Seperti bayi pada umumnya, Rajani dilahrikan dengan normal. Tetapi pada saat dia berumur 6 tahun berat badannya mulai terlihat tidak wajar. Pada usia 16 tahun, berat badannya yang melonjak naik sampai 120 kg yang membuatnya tidak dapat melakukan aktivita sehari-hari.

Spesialin dari India dan Inggris pun tidak dapat mengetahui penyebab utama yang terjadi pada penyakit obesitasnya ini. Diyakini dia memiliki kondisi yang langka. Kesengsaraannya berlanjut ketika dia menjadi tambah besar selama dekade terakhir hingga dia tidak dapat keluar dari rumah.

Keluarga Rajani merasa khawatir karena dia akan terus-menerus membutuhkan bantuan. Selama delapan tahun sebelum menjalani operasi, Rajani hanya di rumah dan di kurung di tempat tidur. Hingga Dr. Shah menyarankannya untuk melakukan operasi biariatik.

Dia didiagnosis menderita obesitas super morbid, kolestrol tinggi, disfungsi ginjal, dan juga diabetes tipe 2. Dokter memutuskan untuk membagi operasinya itu dengan menjadi dua tahapan.

Pada tahun 2015, dia menjalani operasi metabolisme tahap pertama yang merupakan gastrektomi lengan laparoskop. Kemudian, kondisinya mulai terlihat membaik yang membuatnya bisa berjalan sendiri. Pada operasi tahap ke dua tahun 2017, operasi bypass lambung dilakukannya pada Rajani .

Dokter Shah mengatakan bahwa penyakit obesitas setara bahayanya dengan kanker ataupun HIV, dan penyakit ini merupakan ibu dari semua penyakit dan lebih umum pada wanita dibandingkan pria.

Namun saat ini setelah 4 tahun menjalani operasi, Rajani akhirnya terbebas dari masalah kesehatan seperti diabetes dan tekanan darah. Ginjalnya berfungsi secara normal, dan dia pun juga tetap diminta untuk menjalankan diet agar berat badannya tetap stabil. Kini rekor baru diraihnya dengan kategori wanita terberat di Asia yang menjalani pola hidup sehat, kasus pertama seperti Rajani akan diproses untuk didaftarkan dalam Limca Book of Records.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini