nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Tips Sesat Lawan Anjing Terlatih di Demo 22 Mei

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 10:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 20 612 2057796 viral-tips-sesat-lawan-anjing-terlatih-di-demo-22-mei-90ts7ougn1.jpg Ilustrasi Anjing (Foto: Mykittun.)

PADA 22 Mei 2019, aksi demo besar-besaran akan diadakan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pengawalan keputusan presiden dan wakil presiden 2019-2024.

Mengetahui adanya upaya demo besar-besaran, seorang netizen mengeluarkan statement akan ada ratusan anjing terlatih saat demo berlangsung. Pernyataan ini kemudian menuai polemik.

Akun Facebook Yasmine Ruruh R kemudian mengajak pengikutnya yang sepertinya akan turun di demo 22 Mei 2019 itu untuk tidak gentar dengan ancaman anjing terlatih. Yasmine mencoba memberikan tips agar terhindar dari anjing-anjing terlatih tersebut.

Salah satu tipsnya ialah jangan takut untuk memukul hidung, tenggorokan, dan pangkal telinga anjing. Dalam pernyataan tersebut, ketika si anjing mendapat pukulan di hidung, anjing tersebut akan menjadi dungu.

Baca Juga: Ingin Punya Istri Cantik? Menikahlah dengan Wanita dari 6 Daerah Ini

Salah satu tipsnya ialah jangan takut untuk memukul hidung, tenggorokan, dan pangkal telinga anjing.

Tidak hanya itu, Yasmine juga menyarankan peserta demo 22 Mei 2019 untuk membawa bubuk cabe dan merica. Ini dimaksudkan untuk dilemparkan ke si anjing yang mendekat. Tabur bubuk cabe dan merica ke mata atau mukanya.

Dua saran ini kemudian menjadi kontroversial. Bagaimana tidak, upaya yang disarankan Yasmine berarti mengajak orang-orang untuk mencederai hewan. Hal ini tentu tidak diperbolehkan. Bahkan, seorang netizen lain dengan akun Facebook Erika Kusuma menyanggah semua saran Yasmine.

Bagi Erika, upaya yang disarankan Yasmine tidak akan memberi dampak apa pun ke si anjing jika memang dilakukan. Ada beberapa alasan menurut Erika. Alasan yang mesti digarisbawahi adalah upaya yang disarankan Yasmine, menurut Erika, malah akan membahayakan si pelaku.

"Mommy jadi gemas sama orang ini (Yasmine). Ngasih saran kok membahayakan temannya sendiri, pengin tak getok pakai ulekan deh rasanya," kata Erika.

Setelah itu Erika mulai menjelaskan secara detail bagaimana karakter anjing terlatih atau menurut hematnya ialah anjing polisi.

Baca Juga: Viral Kisah Cinta Bule yang Menikah dengan Satpam Sekolah, Bikin Baper!

Pendapat Erika, anjing terlatih itu dilatih untuk mendeteksi bom, obat-obatan terlarang, atau merubuhkan penjahat. Mereka bukan anjing galak!

Nah, Erika mulai menganalisa saran yang diberikan Yasmine. Menurutnya, ini adalah tindakan paling bodoh yang membahayakan diri sendiri! Kenapa begitu?

"Anjing terlatih tidak akan mundur. Mereka terbiasa dengan suara ledakan bom, desingan peluru, latihan disiplin yang sangat keras. Mereka bukan anjing kampung kecil yang suka kalian lempari dengan batu atau kalian siksa seenaknya sendiri," terangnya.

Oleh karena itu, jika ada yang coba-coba menjahili anjing terlatih saat demo tersebut, bukan tidak mungkin malah mengalami serangan.

Menurut Erika, anjing terlatih tidak akan terkaing-kaing, ditembak pun mereka cuma rubuh, tapi tidak mengeluh. Mereka itu terbiasa dengan disiplin. Mereka hanya menyerang jika diperintah atau berhadapan dengan orang jahat. "Anjing terlatih tidak akan pernah menyerang duluan jika tidak diserang," tegasnya.

Dia lantas menyindir upaya Yasmine. Jadi, jika Anda memukul atau menyakiti anjing terlatih tanpa sebab, siap-siap saja bedan Anda dikoyak mereka. Sekali lagi, ini adalah tindakan paling bodoh dan berbahaya!

Dalam postingan Facebook, Erika menyertakan foto dirinya bersama anjing terlatih. Dalam foto tersebut, kita bisa lihat tubuh si anjing sama besar dengan manusia. Erika menjelaskan, anjing yang foto dengannya dari jenis Belgian Melanois.

"Berani kalian pukul hidungnya? Berani kalian taburin serbuk cabe atau merica? Baru juga kalian angkat pentungan atau angkat kantong bubuknya, kalian sudah rubuh duluan diterkam. Apalagi kalau kalian pakai pistol-pistolan, mereka akan mendeteksi itu sebagai senjata beneran, kalian bisa bayangkan seperti apa reaksinya?" tulis Erika tegas.

Erika menambahkan, mau Anda semua memberikan sosis atau daging atau nuget beracun? Itu semua tidak akan dimakan! "Mereka tuh sudah terlatih untuk tidak makan sembarangan dan bisa mendeteksi racun," tambahnya.

Dia pun menyarankan semua orang untuk membaca dan merenungkan ini semua. Dalam pernyataannya, Erika juga menyatakan untuk jangan salahkan anjingnya jika Anda jadi korban. "Ingat! Mereka tidak akan menyerang jika tidak diserang duluan, jadi jangan bertindak bodoh!," tegas Erika.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini