nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Potret Ketika Emak-Emak Ikut Aksi 22 Mei

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 22 Mei 2019 21:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 22 196 2059197 potret-ketika-emak-emak-ikut-aksi-22-mei-LBTUY5XcIR.jpeg Potret Emak-Emak militan di Aksi 22 Mei (Foto : Dimas/Okezone)

Aksi 22 Mei yang berlangsung di depan Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, turut diwarnai oleh kehadiran Emak-Emak Militan. Komunitas ini dibentuk sejak 9 bulan lalu dengang visi mendukung paslon nomor urut 2 Prabowo-Sandi.

Dalam kesempatan kali ini, mereka datang tidak hanya sekadar ikut memberikan orasi, namun juga menyediakan logistik bagi para demonstran. Seperti yang dilakukan Chomsatun Chairi, salah seorang anggota Emak-Emak di Aksi 22 Mei.

"Sebetulnya dari kemarin kami sudah bagi-bagi ta'jil air minum. Nah, untuk hari ini memang jumlah lebih banyak. Ada 500 bungkus roti, 20 dus air mineral, dan 10 kg kurma," ujarnya kepada Okezone di tempat, Rabu (22/5/2019).

komunitas emak-emak militan

Selain Chomsatun, sejumlah emak-emak juga tampak bersemangat meneriakkan orasi mereka di depan barikade anggota kepolisian. Dalam orasinya, mereka berharap agar tidak ada lagi korban meninggal seperti yang terjadi sejak dini dan pagi hari tadi.

Tidak hanya itu, Aksi 22 Mei juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berburu foto selfie. Momen langka ini seolah memiliki daya tarik tersendiri. Meski tidak dapat dipungkiri ada kekhawatiran yang melanda hati dan pikiran mereka.

aksi komunitas emak-emak militan

"Awalnya takut terjadi kerusuhan seperti tadi malam. Di Tanah Abang kan sudah rusih, tapi saya juga penasaran. Jadilah datang kesini bersama beberapa tetangga," tutur Febri yang jauh-jauh datang dari Bogor.

Lebih lanjut Febri mengatakan, ia dan rombongan berencana meninggalkan lokasi demonstrasi setelah menunaikan salat maghrib berjamaah. Namun, mengingat sejumlah ruas jalan di sekitaran Bundaran HI dan Kantor Bawaslu telah ditutup, ia memutuskan untuk menunggu hingga keadaan sudah benar-benar kondusif.

"Tunggu tenang dulu sambil cari tempat yang nyaman untuk beristirahat," tukasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini