nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Benarkah Mengoleskan Pasta Gigi di Bawah Mata dapat Meredakan Efek Terpapar Gas Air Mata?

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 22 Mei 2019 19:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 22 481 2059166 benarkah-mengoleskan-pasta-gigi-di-bawah-mata-dapat-meredakan-efek-terpapar-gas-air-mata-PgJMgCiTnA.png Gas Air Mata yang Diluncurkan oleh Petugas (Foto: Okezone)

Pasca Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 pada dini hari kemarin, pihak-pihak yang tidak menerimanya melakukan protes. Mereka menggelar Aksi 22 Mei yang sudah berlangsung sejak kemarin sore dan masih berlangsung hingga saat ini. Jumlah massa yang mengikuti aksi tersebut pun semakin banyak.

Aksi 22 Mei berpusat di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di bilangan Thamrin, Jakarta Selatan. Ribuan aparat keamanan yang merupakan gabungan TNI dan kepolisian telah berjaga-jaga untuk memastikan keadaan tetap kondusif dan terkendali. Terlebih dini hari tadi dan beberapa jam sebelumnya, aksi sempat berlangsung ricuh karena kerumunan massa menolak untuk dibubarkan.

Peristiwa tersebut membuat pihak kepolisian mengambil keputusan untuk menyemprotkan gas air mata agar massa mau membubarkan diri. Kendati demikian, tetap ada massa yang bertahan. Malah mereka memilih untuk mengoleskan area di sekitar bawah matanya dengan pasta gigi. Tujuannya untuk menghalau rasa perih karena terpapar gas air mata.

Dijelaskan oleh dokter spesialis mata, Prof. dr Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM, PhD, rasa perih akibat terpapar gas air mata berasal dari partikel yang terjebak di lekukan jaringan selaput mata. “Gas air mata mengandung partikel kimia atau merica padat yang dilarutkan. Apabila partikel tersebut masih ada dan terperangkap maka bisa memberikan efek, salah satunya mata terasa perih,” ujarnya saat dihubungi Okezone melalui pesan singkat Rabu (22/5/2019).

Untuk menghilangkan efek dari paparan gas air mata, maka partikel tersebut harus lebih dulu dibuang. Caranya dengan membilas mata secepatnya menggunakan air mengalir, larutan garam fisiologis, atau susu. Ketiga cairan tersebut dapat membantu menetralkan kondisi mata.

Saat ditanya perihal penggunaan pasta gigi oleh massa Aksi 22 Mei untuk menghalau rasa perih dari gas air mata, dr Tjahjono tidak menjelaskan secara gamblang jika bahan tersebut dapat membantu. “Pasta gigi adalah bahan kimia yang mungkin bisa meredakan nyeri tapi caranya dengan merangsang nyeri lain atau masking effect. Cara yang paling tepat ya membilas mata menggunakan air, larutan garam fisiologis, dan susu untuk menghilangkan efek berkepanjangan,” tandasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini