nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dukungan Netizen untuk TNI-Polri Mengalir untuk Redam Aksi 22 Mei

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 22 Mei 2019 18:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 22 612 2059124 dukungan-netizen-untuk-tni-polri-mengalir-untuk-redam-aksi-22-mei-lPaOyQetrf.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

DEMO menyuarkan aspirasi menentang hasil Pemilu yang terjadi di kawasan Bawaslu memang membuat banyak orang khawatir. Pasalnya, aksi 22 Mei tersebut sempat bentrok membuat situasi menjadi tegang serta memanas.

Sejak dini hari tadi, memang terjadi banyak kerusuhan akibat ulah para demonstran yang terjadi di sebagian ibu kota. Massa aksi 22 Mei yang sebelumnya demo di Bawaslu akhirnya dipukul mundur ke berbagai lokasi.

Massa yang menyerang aparat keamanan mundur setelah terkena tembakan gas air mata. Meski sempat rusuh, namun aksi mereka ini berhasil dihadang oleh Polri dan TNI. Ditelusuri Okezone di media sosial, Netizen pun mendukung kinerja Polri-TNI yang berhasil memberantas pelakunya.

Baca Juga: Mama Lita Gagal Masuk 3 Besar MasterChef Indonesia, Chef Juna Beri Kejutan Baper
Netizen pun mendukung kinerja Polri-TNI yang berhasil memberantas pelakunya

"Tancap gas. Bapak dari TNI dan Polri. Hajar itu orang-orang yang berdemo dengan cara yang tidak manusiawi. Kami dukung penuh," ucap @Whimagung.

"Gue gak bangga sekali sama orang-orang gila ini. Semangat buat para aparat tindakan kalian benar👍," tambah @david_anggara11.

Sementara akun @ali_mustaqim23 berkomentar "Sudah saatnya kita lawan manusia2 seperti ini. Tak ada otak," katanya.

"Binasakan saja itu generasi perusak bangsa beserta orang-orang diatasnya, biarpun dia bersorban. Karena sifat dan sikapnya brutal melebihi syetan," sahut @pujisantoso32.

Baca Juga: Viral Foto Polisi Video Call Anak saat Menjaga Aksi, Netizen: Sedih Aku
Bahkan tak sedikit Netizen setuju bahwa para perusuh tersebut harus diamankan oleh aparat.

Bahkan tak sedikit Netizen setuju bahwa para perusuh tersebut harus diamankan oleh aparat. Karena para demonstran benar-benar mengganggu kenyamanan orang lain.

"Orang kalian rusuh ya ditembakin lah. Coba kalau damai, terus sesuai aturan dan tidak mengganggu kenyamanan. Saya rasa ini bukan jihad," ucap @anufaa_.

"Rudal aja pak, bikin pusing saja ini para demonstran. Bukan aksi damai, malah aksi barbarm koplok," sahut @denbahryy mengimentari aksi 22 Mei.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini