nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengemudi Angkutan Mudik Wajib Ikut Skrining Kesehatan Kemenkes!

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 23 Mei 2019 16:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 23 612 2059514 pengemudi-angkutan-mudik-wajib-ikut-skrining-kesehatan-kemenkes-NTPhwG36xg.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KESIAPAN Pengemudi angkutan umum menjadi fokus khusus pada momen mudik kali ini. Mereka pun wajib melakukan skrining penyakit, demi menjaga keselamatan para pemudik.

Kementerian Kesehatan akan mewajibkan pada pengemudi angkutan umum untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Gunanya tidak lain dapat mencegah kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di jalur mudik.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dr Bambang Wibowo, SpOG(K) mengatakan, pemerintah punya kewajiban memastikan arus mudik tetap lancar. Karenanya, fokus utama saat ini diadakan pemeriksaan kesehatan untuk pengemudi angkutan umum.

"Untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas, pengemudi harus melakukan pemeriksaan tekanan darah, alkohol dalam darah melalui pernapasan, kadar amphetamine di urine dan kadar gula darah," ucap Bambang ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2019).

Baca Juga: Dari Salat hingga Video Call Anak, Potret Anggota Polisi di Aksi 22 Mei yang Bikin Terenyuh
Karena setiap menempuh perjalanan jauh, tingkat stres akan mudah meningkat, apalagi dalam waktu lama.

Selain itu, sambung Bambang, pengemudi kondisinya juga harus sehat mental selama mengemudi. Karena setiap menempuh perjalanan jauh, tingkat stres akan mudah meningkat, apalagi dalam waktu lama.

Pemeriksaan kesehatan tersebut, dilakukan pada pengemudi yang memiliki jarak tempuh cukup lama, setidaknya 4 jam. Atau yang punya rute padat dan sering, seperti bus AKAP dan AKDP.

Bambang menambahkan, di dalam perjalanan, setiap bus wajib punya sopir cadangan agar meminimalisir kecelakaan. Namun sopir cadangan tersebut harus punya kondisi kesehatan yang prima, agar perjalanan panjang tetap lancar.

"Selama perjalanan mudik, pengemudi harus menerapkan perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ini harus disosialisasikan agar mudik nantinya lancar dan mencegah kecelakaan," pungkasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini