nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vlogger Fitra Eri Bagikan Tips Mudik Lebaran Jalur Darat Aman Sampai Tujuan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 29 Mei 2019 20:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 29 481 2061865 vlogger-fitra-eri-bagikan-tips-mudik-lebaran-jalur-darat-aman-sampai-tujuan-JMdIU2mvRi.jpg Mudik dengan jalur darat (Foto : News.com)

Vlogger otomotif, Fitra Eri, membagikan beberapa tips and trik mudik melalui jalur darat saat menjadi pembicara dalam acara 'Mudik Sehat Bersama Menkes dan Menhub' di Stasiun Gambir, Selasa 28 Mei 2019.

Fitra mengatakan, salah satu hal terpenting yang harus disiapkan masyarakat jelang mudik Lebaran adalah kendaraan. Pasalnya, moda transportasi inilah yang akan digunakan selama proses mudik berlangsung.

"Nomor satu yang harus dipersiapkan adalah kendarannya. Lakukan pengecekan 1 atau 2 minggu sebelum keberangkatan. Masukkan mobil ke bengkel resminya. Walaupun mahal tapi kualitasnya terjamin," tegas Fitra.

Lebih lanjut, Fitra menjelaskan, 90% kecelakaan yang terjadi bukan karena mobil yang digunakan, justru karena pengemudinya. Dalam arti lain, pengemudi memiliki pengaruh signfikan dalam memengaruhi persentase tersebut.

Oleh karena itu, untuk meminimalisir kecelakaan, pemudik juga harus mempersiapkan dirinya. Berangkatlah bila kondisi tubuh sudah dalam kondisi prima dan tidak sakit.

Vlogger Fitria Eri

(Foto : @fitra.eri/Instagram)

Dalam hal ini, Fitra menyarankan agar pemudik memulai perjalanan di jam-jam saat tubuh mereka siap untuk beraktivitas. Sebagai contoh, bila selama ini Anda terbiasa bangun pada pukul 10.00 WIB, maka lakukanlah perjalanan di atas jam tersebut.

Jangan paksakan berangkat pada malam hari dengan dalih untuk menghindari kemacetan.

"Penyebab kecelakaan paling banyak itu karena ngantuk. Perjalanan yang panjang dan macet, membuat pengemudi rentan terserang rasa kantuk. Untuk meminimalisirnya, ketahui lah kapan tubuh Anda siap beraktivitas," tegas Fitra.

"Kalau pun terpaksa berangkat di waktu istirahat atau malam hari, sebaiknya biasakan tubuh dengan pola tersebut beberapa hari sebelum keberangkatan," timpalnya.

Selain itu, bila jarak tempuh di atas 200 km, Anda sebaiknya membawa driver cadangan. Jika tidak, sebaiknya berhenti di rest area setelah melakukan perjalanan selama kurang lebih 3-4 jam.

"Di kecepafan 100 km/jam, merek 1 detik saja mobil kita sudah jalan 70 meter. Syukur-syukur kalau di depan tidak ada halangan atau mobil lain. Jadi waspada lah bila rasa kantuk sudah menyerang. Lebih baik berhenti dan beristirahat, daripada kecelakaan," imbuhnya.

Jadi, tetap berhati-hati di perjalanan mudik ya. Utamakan keselamatan agar selamat sampai kampung halaman.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini