nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengerang Terlalu Kencang saat Masturbasi di Tempat Kerja, Pria Ini Langsung Dipecat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 30 Mei 2019 23:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 30 485 2062250 mengerang-terlalu-kencang-saat-masturbasi-di-tempat-kerja-pria-ini-langsung-dipecat-xpArCPu7an.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Bagi seorang pria, masturbasi mungkin menjadi sebuah hal yang wajar untuk dilakukan. Namun, hal tersebut bisa menjadi petaka apabila Anda melakukannya di tempat yang tidak sesuai.

Seorang arbiter telah menguatkan keputusan perusahaan untuk memecat seorang karyawan setelah diketahui melakukan masturbasi dengan suara keras di toilet tempat ia bekerja.

Pria yang tidak disebutkan namanya itu bekerja di perusahaan kedirgantaraan yang mengoperasikan hanggar di Bandara Internasional Halifax Stanfield, Kanada. Kontraknya dihentikan setelah rekan-rekannya mendengar dia melakukan terlibat dalam kasus masturbasi selama jam kerja.

Ternyata ini bukanlah hal baru baginya. Sebelumnya pria tersebut tampaknya telah diperingatkan oleh atasannya dua kali tentang kegiatan masturbasinya. Tapi pria itu malah semakin berani melakukannya di tempat kerja.

Karyawan itu mengklaim bahwa ia memiliki kecanduan seks, yang menurutnya adalah kecacatan. Selain itu ia menyatakan bahwa peringatan sebelumnya sangat samar sehingga tidak bisa ia pahami dengan baik. Ia justru menyalahkan manajemen yang telah menggunakan eufemisme sehingga membingungkan dirinya dalam menggambarkan perilakunya.

 Pria berdiri

Mengomentari kasus ini, seorang arbiter Kanada Gus Richardson pun angkat suara. Menurutnya pria tersebut telah membuat orang lain terganggu dengan suaranya saat beronani. Meski demikian, sang pelaku tetap mengaku tidak mengeluarkan suara yang mengganggu orang di sekelilingnya.

“Saya tidak menerima kesaksian pemohon bahwa dia tidak membuat suara saat melakukan kegiatan ini. Jelas, jika itu benar tidak ada yang akan tahu bahwa dia melakukannya. Tetapi orang-orang tahu ... Mereka hanya bisa mengetahuinya karena mereka bisa mendengarnya,” tutur Gus.

Lebih lanjut Gus bercerita bahwa beberapa orang telah mengalami hal serupa dan terganggu dengan kebisingan saat pergi ke toilet. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan bagi perusahaan untuk memecat pria bermasalah tersebut.

“Seorang manajer mengatakan kepada karyawan itu ada keluhan tentang kebisingan di kamar mandi (seperti masturbasi), seperti 'bernafas berat, membuat gerakan tak menentu dan mengerang,' dan mengatakan manajemen prihatin dengan kesejahteraan karyawan,” lanjut Gus.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini