Bakpao Sayuran Veggiepao, Cocok Jadi Oleh-Oleh dari Kalasan

krjogja.com, Jurnalis · Jum'at 31 Mei 2019 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 31 298 2062392 bakpao-sayuran-veggiepao-cocok-jadi-oleh-oleh-dari-kalasan-beq5wL2ixw.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SALAH satu makanan tradisional China, Bakpao, memang telah menjadi favorit banyak orang. Kulit bakpao dibuat dari adonan tepung terigu yang diberi ragi untuk mengembangkan adonan.

Isi bakpao pun beragam, ada coklat, selai hingga kacang hijau. Harga yang terjangkau, membuat sebagian masyarakat suka dengan makanan ini. Tak terkecuali anak-anak.

Namun, pernahnya mencicipi bakpao yang berbahan dasar sayur? Pasangan suami istri Putri Wulandari dan Rudy Setiawan Pramana berinovasi membuat bakpao yang kulitnya berbahan dari sayuran. Kebetulan satu keluarga adalah pecinta bakpao. Termasuk kedua buah hatinya. Hanya saja kebanyakan bakpao warnanya putih.

"Tiba-tiba anak saya minta bakpao berwarna pink. Kalau beli khan tidak ada. Akhirnya saya mencoba untuk membuatnya sendiri menggunakan pewarna makanan. Untuk kulit saya buat yang lebih lembut, karena ini untuk di konsumsi sendiri," ujar warga Perum Pertamina Baru Blok D4 Kecamatan Kalasan Sleman.

Dia memiliki sejumlah outlet. Setelah berjalan hampir satu tahun, dia mengalami kerugian besar.

(Foto: KR Jogja)

Butuh waktu satu bulan bagi Putri sampai komposisi yang pas. Karena anaknya suka, dia membuat bakpao dengan jumlah yang besar dan mencoba untuk dijual. Dia memiliki sejumlah outlet. Setelah berjalan hampir satu tahun, dia mengalami kerugian besar.

Di sejumlah outlet, bakpaonya tidak laku sama sekali yang berdampak semua outletnya tutup. "Anak saya sampai nunggak bayar sekolah sampai enam bulan. Dua mobil ikut terlepas," ujarnya.

Dari situ, Putri lalu mencoba mengevaluasi. Kenapa ketika dia atau suaminya sendiri yang menunggu di outlet, ada yang beli. Sedangkan saat diserahkan ke karyawan, tidak laku sama sekali.

Keadaan itulah yang membuat Putri saat ini tidak mempekerjakan karyawan. Bakpao itu pun dia kerjakan sendiri. Sedangkan pemasaran menjadi tanggung jawab suami.

Hal yang membedakan bakpao buatan Putri dengan yang dijual di pasaran adalah adanya campuran sayur pada kulitnya. Warna kulit bakpao, didapat dari sayuran.

Merah dari buah bit, orange dari worter, putih dari kembang kol, ungu dari kol ungu, hijau dari sawi dan kuning dari labu kuning. Di atasnya dia buat karakter sesuai kesukaan anak. Ada yang lebah, kura-kura, kumbang dan aneka kartun.

Usaha, kerja keras dan pantang menyerang membuahkan hasil. Bakpao sayur buatannya mendapat tempat tersendiri di hati orangtua. Terutama bagi yang anaknya tidak suka sayur. Karena dengan makan bakpao ini, secara tidak langsung si anak sudah makan sayur.

 Karena dengan makan bakpao ini, secara tidak langsung si anak sudah makan sayur.

(Foto: warungsurgawi)

Saat ini, bakpao sayur miliknya sudah bisa ditemui di hampir semua supermarket di Yogyakarta. Tak hanya itu, pemasaran juga dia lakukan secara online. Harga satu pak bakpao karakter dia jual dengan harga Rp20 ribu. Jelang lebaran, permintaannya mencapai 50 persen. Termasuk permintaan untuk takjil juga datang.

"Ini sudah banyak yang kontak, mau datang langsung ke rumah pada hari pertama dan kedua lebaran nanti. Jadi, lebaran kami tetap buka. Agar pembeli dan pelanggan tidak kecewa," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini