nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Curhat Nura Gagal Sungkem ke Mamak saat Lebaran: Tiket Pesawat ke Medan Mahal Banget!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 01 Juni 2019 12:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 01 196 2062820 curhat-nura-gagal-sungkem-ke-mamak-saat-lebaran-tiket-pesawat-ke-medan-mahal-banget-Xwfs6sYZtl.jpg Ilustrasi gagal mudik (Foto : Shutterstock)

Pemburu tiket mudik mulai beraksi. Bahkan, mereka sudah 'mantengin' semua website penjual tiket sejak awal Ramadan.

Bagi mereka yang sudah biasa mudik, budget pulang kampung sudah dipersiapkan jauh hari. Tapi, dengan harga yang sangat tinggi, ternyata Nura Hasibuan harus menggagalkan niat ketemu mamak di Lebaran tahun ini.

Ya, pada Okezone, Nura menyampaikan keluhannya karena tidak bisa mudik ke Medan, Sumatera Utara, karena harga tiket pesawat yang terlampau sangat mahal. Berdasar pengakuannya, untuk tiket pulang-pergi (PP) Jakarta-Medan, budget yang mesti dia keluarkan sebesar Rp 5 juta!

"Iya, saya nggak bisa pulang kampung tahun ini karena harga tiket pesawat sangat mahal. Itu Rp 5 juta belum termasuk dengan biaya transportasi darat dari Bandara Kualanamu ke Asahan, dan oleh-oleh buat orang di kampung," keluhnya pada Okezone, beberapa waktu lalu.

Bicara mengenai biaya tambahan yang mesti dikeluarkan Nura, dari Bandara Kualanamu ke Asahan, perjalanan darat mesti dia tempuh selama 3,5 jam dengan biaya bus travel seharga Rp 100 ribu. "Itu harga di hari biasa, ya. Kalau di mudik gini, pasti ikutan naik," tegasnya.

Budget yang tinggi ini diakui Nura berbeda dengan tahun sebelumnya. Nura mengaku, di tahun sebelumnya, biaya Rp 5 juta itu sudah cukup semuanya, termasuk biaya PP pesawat, transportasi darat, pun uang THR ke pihak keluarga.

pesawat landing

Sebab, di tahun lalu, harga pesawat PP Jakarta-Medan itu berkisar Rp 3 juta. Nah, Rp 2 juta lainnya dia gunakan untuk keperluan tambahan tersebut.

Karena tidak mudik, Nura menjelaskan kalau dirinya gagal ketemu mamak dan ayah di kampung, pun keluarga besar lainnya. Momen sungkem ini sangat sakral bagi Nura dan dia tentunya sedih tak bisa melakukan itu di Lebaran 2019.

"Tahun lalu aku terakhir ketemu sama mamak sama ayah. Tahun ini aku palingan cuma bisa rayakan Lebaran via telepon," ceritanya sedikit sendu.

Namun, usaha dia untuk tetap bisa pulang ke Medan masih ada sebetulnya. Nura menceritakan, saat tiket pesawat terlalu mahal, dia mencoba mencari alternatif lain dengan bus dan kapal air. Perjalanan 3 hari 3 malam tak menjadi masalah untuknya. Tapi, memang Tuhan tak memberi kesempatan untuk dia bertemu mamak dan ayah di kampung.

"Tiketnya ludes semua. Aku mikir kalau tiket masih banyak, makanya baru nyari 2 minggu terakhir, eh ternyata habis semua. Yasudah, Lebaran di Jakarta bareng kakak angkat di Ciledug saja dan tetap bekerja di Hari Raya Idulfitri," ungkapnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini