nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sisi Lain Ani Yudhoyono yang Jarang Diketahui, Lebih Suka Ngumpul Bareng Milenial

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 01 Juni 2019 15:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 01 196 2062911 sisi-lain-ani-yudhoyono-yang-jarang-diketahui-lebih-suka-ngumpul-bareng-milenial-uG25CHm2kf.jpg Ani Yudhoyono lebih suka ngumpul bareng milenials (Foto : Istimewa)

Ani Yudhoyono adalah sosok ibu negara yang patut dijadikan contoh. Meski menyandang status ‘orang penting’, namun dia sama sekali tidak pernah menunjukkan keistimewaannya di depan masyarakat. Ibu Ani masih menganggap dirinya sebagai perempuan biasa. Ia juga memiliki semangat tinggi untuk terus belajar dari orang-orang di sekitarnya.

Hal tersebut sempat dijelaskan secara gamblang oleh Yoka Permadoni, salah satu peneliti di The Yudhoyono Institute. Menurutnya, sosok Ani Yudhoyono sangat jauh berbeda dari yang selama ini masyarakat pikirkan.

“Banyak orang yang mungkin melihat ibu sangat elitis, tampilannya selalu rapi dan glamour. Kalau sudah bertemu langsung, justru sangat jauh berbeda. Tak jarang ia menyingkirkan protokoler hanya untuk bertegur sapa dengan masyarakat ketika melakukan kunjungan ke daerah,” terang Yoka Permadoni saat dihubungi Okezone via sambungan telepon, Jumat (1/5/2019).

Yoka memberi contoh saat Ani dan SBY melakukan kunjungan ke daerah NTT, Maluku, hingga Papua. Di perjalanan, ada beberapa warga yang meneriakkan namanya sekadar untuk bertegur sapa, dan syukur-syukur bisa berfoto bersama dengan sang ibu negara.

Ani Yudhoyono dan milenial

Mendengar hal tersebut, Ani spontan menghentikan langkah kakinya dan langsung menuju ke arah sumber suara. Jika sudah demikian, para paspampres dan bahkan SBY sekali pun harus menunggu beliau selesai bercengkerama dengan warga.

“Ibu itu sebetulnya perhatian banget. Waktu kunjungan ke NTT, ibu sempat bercerita ada warga yang berteriak kalau dia adalah followers ibu di Instagram. Tanpa pikir panjang, ibu langsung meminta Pak SBY dan paspampres berhenti sejenak, supaya dia bisa berbincang dengan followers-nya itu. Kalau sudah begini, ya Pak SBY harus nunggu,” ungkap Yoka sembari tertawa kecil.

Sikap ramah dan membaur inilah yang masih membekas di hati dan pikiran Yoka. Pernah suatu ketika, saat ia diundang untuk mengikuti kegiatan hunting foto bersama Ani Yudhoyono, Yoka dibuat terkejut mendengar pernyataan beliau.

“Di sela-sela hunting foto, ibu nyeletuk ‘Saya lebih suka ngumpul sama milenial daripada sama Ibu PKK’. Kebetulan, waktu itu, kegiatan memang diperuntukkan untuk anggota KIB (Komunitas Indonesia Bersatu) yang mayoritas masih milenial. Dari situ saya tahu betul bahwa beliau berjiwa muda,” tambahnya.

Yoka menjelaskan, Ani pun tidak gengsi berbagi informasi dengan para milenial. Selama kegiatan berlangsung, dia menjelaskan dengan sabar teknik-teknik photography. Di sisi lain ia juga tidak menutup diri jika ada saran atau masukkan dari para peserta. Kuncinya adalah saling berbagi.

“Ibu (Ani Yudhoyono) itu orangnya suka belajar. Bahkan saya ingat betul pesan yang ia sampaikan kepada saya yang pada saat itu masih berusaha menyelesaikan skripsi. Ibu mengatakan, ‘Hidup itu tentang belajar, apapun itu belajar. Mau sukses dunia belajar, mau sukses akhirat juga belajar’,” tukas Yoka.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini